Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 24 Agustus 2026: Hujan Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota

Sedang Trending 47 menit yang lalu
 Hujan Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota Awan gelap bergelayut di langit Makassar, Sulawesi Selatan.(ANTARA FOTO/Arnas Padda)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 24 Agustus 2026.

Hasil pemantauan dinamika atmosfer terkini mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 97E di Pasifik utara Papua dengan kesempatan tinggi naik tingkat menjadi siklon tropis, mendongkrak suplai massa udara basah serta menempatkan beberapa wilayah dalam status siaga.

Berikut Prakiraan Cuaca Hari ini

Pulau Sumatra

  • Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang
  • Hujan Ringan: Pekanbaru, Bengkulu, Bandar Lampung
  • Hujan Sedang: Padang
  • Hujan Petir: Medan

Pulau Jawa

  • Berawan/Berawan Tebal: Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya

Pulau Bali dan Nusa Tenggara

  • Cerah Berawan/Berawan Tebal: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan

  • Udara Kabur: Palangkaraya
  • Asap/Kabut: Banjarmasin
  • Berawan/Berawan Tebal: Samarinda
  • Hujan Ringan: Pontianak
  • Hujan Petir: Tanjung Selor

Pulau Sulawesi

  • Asap/Kabut: Kendari
  • Cerah Berawan/Berawan Tebal: Makassar, Palu, Gorontalo, Manado
  • Hujan Ringan: Mamuju

Wilayah Timur Indonesia

  • Asap/Kabut: Nabire, Jayawijaya
  • Cerah Berawan/Berawan Tebal: Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer

Berdasarkan kajian pemantauan cuaca BMKG terkini, Bibit Siklon Tropis 97E terpantau aktif di Samudra Pasifik utara Papua dengan pusat tekanan udara sebesar 998 hPa dan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat sistem mencapai 35 knot.

Pergerakannya mengarah ke timur ke laut timur, di mana BMKG memproyeksikan potensi sistem ini berkembang menjadi Siklon Tropis berada dalam kategori kesempatan tinggi dalam 48 hingga 72 jam ke depan.

Sistem 97E ini menginduksi terbentuknya wilayah pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di pesisir barat Filipina, Laut Filipina, serta Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera hingga Papua.

Di saat bersamaan, terbentuk pula sirkulasi siklonik sekunder di Teluk Cenderawasih nan memicu sabuk konvergensi dan konfluensi memanjang di perairan timur Papua Barat, perairan utara Papua Tengah, serta area sekitarnya.

Penumpukan massa udara basah di sepanjang zona-zona ini secara masif menyuplai pertumbuhan awan hujan konvektif.

Peringatan Dini & Kesiapsiagaan

Kombinasi kejadian atmosfer berskala masif ini memicu peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Nusantara. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan penuh terhadap ancaman Hujan Lebat hingga Sangat Lebat nan menempatkan wilayah Sumatra Utara dalam status Siaga.

Masyarakat di kota-kota seperti Banjarmasin, Kendari, Nabire, hingga Jayawijaya juga diminta mengantisipasi penurunan jarak pandang akibat potensi kabut asap. Pastikan Anda selalu memperbarui info cuaca terverifikasi melalui website resmi BMKG di www.bmkg.go.id alias via akun media sosial resmi kami di @info.bmkg.

Sumber: BMKG

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia