Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mendorong penyesuaian tarif lokasi wisata tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan hewan.
"Usulan penyesuaian tarif sebenarnya telah beberapa kali dibahas dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hingga saat ini belum ditetapkan. Usulan tersebut kembali disampaikan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan," kata Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kegunaan konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi. Sejalan dengan komitmen tersebut, usulan penyesuaian tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan kembali menjadi perhatian.
Wahyudi menilai penyesuaian tarif perlu dipertimbangkan dengan memperhatikan perkembangan kebutuhan pengelolaan taman margasatwa.
Terlebih, selama lebih dari 20 tahun tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan belum mengalami penyesuaian, sementara kebutuhan pemeliharaan dan perawatan satwa, pemenuhan standar kesejahteraan satwa, pemeliharaan fasilitas, serta peningkatan sarana dan prasarana terus berkembang.
"Penyesuaian tarif bukan semata-mata mengenai kenaikan biaya bagi pengunjung, tetapi diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan, menciptakan pengalaman berjamu nan lebih baik, serta memastikan satwa mendapatkan perawatan dan lingkungan nan semakin berkualitas," ujar Wahyudi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·