Sering Minum Soda dan Jus Kemasan? Awas Risiko Kanker Lambung Mengintai Anda

Sedang Trending 6 jam yang lalu
Sering Minum Soda dan Jus Kemasan? Awas Risiko Kanker Lambung Mengintai Anda ilustrasi(Magnific)

MINUMAN manis seperti soda, saribuah kemasan, hingga minuman berenergi kerap menjadi pelengkap konsumsi harian masyarakat. Namun, dibalik kesegarannya, kebiasaan mengonsumsi minuman bergula secara rutin rupanya menyimpan ancaman kesehatan nan mematikan.

Studi kesehatan jangka panjang terbaru nan dipublikasikan dalam jurnal Gastro Hep Advances mengungkapkan bahwa konsumsi rutin minuman manis bertakar gula tinggi dapat meningkatkan akibat terkena kanker lambung lebih dari dua kali lipat.

Bahaya Fruktosa dan Lonjakan Risiko Kanker

Riset terintegrasi nan melibatkan kajian rekam medis lebih dari 112.000 peserta di Amerika Serikat ini mengevaluasi akibat minuman manis terhadap kesehatan pencernaan selama puluhan tahun:

  • Peningkatan Risiko Signifikan: Individu nan mengonsumsi setidaknya satu porsi minuman manis per hari mempunyai akibat terkena kanker lambung 2,45 kali lebih tinggi dibandingkan mereka nan jarang meminumnya.
  • Kerentanan Berdasarkan Gender: Dampak lonjakan akibat tercatat lebih tinggi pada wanita, ialah mencapai nyaris tiga kali lipat, sementara pada laki-laki risikonya mendekati dua kali lipat.
  • Peran Senyawa Fruktosa: Peneliti menemukan bahwa tingginya asupan pemanis fruktosa dalam gula tambahan menjadi aspek utama nan berkorelasi positif dengan pembentukan sel kanker pada sistem pencernaan.
  • Bebas Infeksi Bakteri: Asosiasi antara gula dan kanker lambung ini terbukti berdiri sendiri, tidak berjuntai pada ada alias tidaknya jangkitan kuman H. pylori nan selama ini dikenal sebagai pemicu utama gangguan lambung.

Alternatif Minuman dan Langkah Pencegahan

Menariknya, studi tersebut tidak menemukan peningkatan akibat kanker lambung pada minuman nan menggunakan pemanis buatan (diet soda alias teh tanpa gula). Kendati demikian, para mahir kesehatan tetap merekomendasikan pengurangan gula secara menyeluruh sebagai opsi terbaik.

Untuk menekan akibat bahaya, masyarakat diimbau mulai mengganti kebiasaan minum manis harian dengan air putih, air mineral berkarbonasi tanpa pemanis, alias teh tawar segar. Langkah sederhana ini tidak hanya melindungi lambung, tetapi juga mencegah akibat penyakit metabolik lainnya.

(Eatingwell/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia