Niko Prayoga
, Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |09:07 WIB

Sering Panik Lupa Matiin Kompor saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter (Foto: Freepik)
JAKARTA – Pernah merasa panik di tengah perjalanan lantaran tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan alias pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan indikasi pikun, kondisi ini rupanya lebih sering disebabkan oleh otak nan kelelahan akibat beban pikiran dan multitasking nan berlebihan.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa kejadian tersebut umum dialami, terutama oleh orang dewasa nan mempunyai banyak tanggung jawab dan aktivitas sehari-hari.
Menurut dr. Aditya, memasuki usia 30-an, otak biasanya kudu memproses banyak perihal sekaligus, mulai dari pekerjaan, sasaran hidup, kondisi keuangan, keluarga, hingga beragam notifikasi nan datang tanpa henti. Akibatnya, otak sering bekerja dalam mode autopilot.
“Jadi di usia 30-an, otak biasanya mulai dipenuhi banyak perihal sekaligus. Pekerjaan, sasaran hidup, keuangan, keluarga, hubungan, anak, notifikasi non-stop, dan multitasking setiap hari. Jadi bawaannya capek. Akhirnya apa? Otak ini sering bekerja dalam mode autopilot,” kata dr. Aditya.
Ia mencontohkan, seseorang bisa saja mematikan kompor sembari memikirkan rapat, mencabut setrika sembari membalas pesan, alias mengunci pintu sembari terburu-buru. Karena perhatian terpecah, otak kandas merekam aktivitas tersebut dengan baik sehingga muncul keraguan setelahnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·