Jakarta, CNN Indonesia --
Selebgram Julia Prastini atau nan lebih dikenal dengan nama Jule bakal direhabilitasi setelah ditangkap polisi atas temuan vape etomidate di apartemennya.
"Untuk JP [Julia Prastini], lantaran berasas peralatan bukti itu hanya satu nan berisikan vape dan tiga lenyap pakai, dan berasas interogasi, investigasi lainnya untuk status di kepolisian kami terapkan restorative justice," ujar Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tanjaya, dikutip dari detiknews, Sabtu (19/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, status Jule sebagai korban ditentukan berasas temuan peralatan bukti nan hanya ditemukan empat buah vape berisi etomidate.
"JP itu pemakai dan selanjutnya diasesmen dan kemudian bakal direhabilitasi," lanjutnya.
Jule ditangkap di sebuah apartemen nan berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (14/9). Dalam penggeledahan di apartemennya, polisi menemukan 4 buah cartridge vape mengandung etomidate.
"Di mana tiga di antaranya kosong, sisa pakai, dan satunya tetap full terisi berisikan unsur etomidate," kata Michael.
Upaya paksa terhadap Jule ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua orang wanita diduga nan menjual vape etomidate kepada Jule.
Berdasarkan interogasi dua wanita tersebut, polisi menemukan adanya komunikasi diduga bandar nan lebih besar. Saat itu, polisi juga menemukan adanya bukti pemesanan dari Jule.
"Pada saat itu kebetulan artis JP itu sedang memesan. Jadi, kita ke apartemen (JP) rupanya ada vape etomidate," terang Michael.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Jule mengaku telah memakai vape berisi etomidate selama kurang lebih 2-3 minggu dengan motif argumen pribadi seperti stres.
(ash/ryn/asr)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·