
Terganjal Aturan UEFA, Friedkin Group Lebih Pilih AS Roma dan Siap Lepas Everton (Instagram/@officialasroma)
JAKARTA - Friedkin Group dilaporkan lebih memilih AS Roma daripada klub Liga Inggris Everton. Hal ini lantaran peraturan UEFA membikin Friedkin Group kudu memilih salah satu klub.
Friedkin Group mengelola Roma dan Everton. Namun, melansir Football Italia, kabarnya Friedkin Group siap memilih Giallorossi jika patokan kepemilikan berbareng UEFA memaksa mereka untuk memilih salah satu dari kedua klub tersebut.
Grup investasi milik family asal Amerika ini mengakuisisi Roma pada 2020. Friedkin Group kemudian mengakuisisi Cannes pada 2023. Mereka lampau menambahkan Everton ke dalam portofolio pada 2024.
Friedkin Group sebelumnya bersikeras ada "solusi struktural" untuk menyiasati patokan baru UEFA mengenai kepemilikan banyak klub (multi-club ownership). Hal ini memungkinkan mereka tidak perlu menjual salah satu dari kedua klub tersebut.
1. Aturan UEFA
Namun, surat berita The Times melaporkan bahwa solusi tersebut sekarang tidak lagi dapat diterapkan. UEFA telah memperingatkan Dan Friedkin serta jejeran kepala lainnya bulan lampau bahwa pendekatan mereka tidak bakal sukses jika kedua tim lolos ke kejuaraan Eropa nan sama.
Everton vs Manchester United di Liga Inggris 2026-2027 (Foto: Premier League)
Masalah ini tidak muncul pada musim ini lantaran Roma sukses lolos ke Liga Champions. Sementara Everton sama sekali tidak lolos ke turnamen UEFA setelah finis di ranking ke-13 Liga Inggris musim lalu.
Masih ada opsi lain selain menjual klub secara penuh ialah dengan menempatkan salah satu klub dalam blind trust ialah pengelolaan aset oleh pihak ketiga nan independen tanpa kombinasi tangan pemilik. Untuk sementara waktu, klub diawasi tokoh-tokoh independen.
The Times memperingatkan bahwa mengingat Roma merupakan investasi jangka panjang nan dimulai sejak 2020. Kemungkinan besar Everton nan bakal ditempatkan dalam skema blind trust tersebut.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·