Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan bagi pemerintah wilayah berprestasi. Hal ini diberikan untuk memotivasi kepala wilayah sekaligus mendorong persaingan sehat antardaerah.
Hal itu disampaikan Tito dalam aktivitas Malam Apresiasi Pemerintah Berprestasi Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).
Tito menuturkan, penghargaan tersebut mencakup empat kategori, ialah akses dan kualitas pelayanan kesehatan, akses dan pelayanan pendidikan, penerapan Program 3 Juta Rumah, serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.
“Harapan kita dengan aktivitas ini, di samping memotivasi, kejuaraan nan sehat, juga bisa bersilaturahmi. Antarkepala wilayah bisa ketemulah, ya. Mungkin belum tentu satu provinsi ketemu, sekarang bisa ketemu. Apalagi empat provinsi,” kata Tito.
Dia menjelaskan penghargaan diberikan dalam corak insentif fiskal dengan nominal berbeda berasas peringkat.
“Hadiahnya dalam corak insentif fiskal, ya. Bentuk insentif fiskal, ada nan 2 miliar, 1,5 miliar, 1 miliar. Nomor 1, nomor 2, nomor 3. Kabupaten antarkabupaten, kota antarkota, provinsi antarprovinsi,” ujarnya.
Menurut Tito, penghargaan itu juga menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa banyak kepala wilayah telah bekerja dengan baik.
“Acara ini juga sekaligus untuk menunjukkan dan bukan hanya menghargai, menunjukkan bahwa cukup banyak kepala daerah-kepala wilayah nan baik-baik, nan bagus-bagus bekerja, ya,” tutur Tito.
Selain itu, Tito berambisi kepala wilayah nan belum menerima penghargaan dapat menjadikan arena tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kinerja.
“Dan kemudian bagi rekan-rekan nan belum mendapatkan, mudah-mudahan bisa terpancing gitu,” katanya.
Adapun rincian daftar pemenang penghargaan pemerintah wilayah berprestasi dalam agenda Malam Apresiasi Pemerintah Berprestasi Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara.
Kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Tingkat kabupaten:
Juara 1 Lombok Utara, NTB (Rp2 miliar)
Juara 2 Sumbawa Barat, NTB (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Halmahera Tengah, Maluku Utara (Rp1 miliar).
Tingkat kota:
Juara 1 Bima, NTB (Rp2 miliar)
Juara 2 Mataram, NTB (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Kupang, NTT (Rp1 miliar).
Tingkat provinsi:
Juara 1 NTT (Rp2 miliar)
Juara 2 Maluku Utara (Rp1,5 miliar).
Akses dan Pelayanan Pendidikan
Tingkat kabupaten:
Juara 1 Ende, NTT (Rp2 miliar)
Juara 2 Nagekeo, NTT (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Sumbawa Barat, NTB (Rp1 miliar).
Tingkat kota:
Juara 1 Bima, NTB (Rp2 miliar)
Juara 2 Tidore Kepulauan, Maluku Utara (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Mataram, NTB (Rp1 miliar).
Tingkat provinsi:
Juara 1 Maluku (Rp2 miliar)
Juara 2 NTB (Rp1,5 miliar).
Implementasi Program 3 Juta Rumah
Tingkat kabupaten:
Juara 1 Halmahera Tengah, Maluku Utara (alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk bedah rumah 300 unit)
Juara 2 Manggarai Timur, NTT (250 unit)
Juara 3 Lombok Utara, NTB (200 unit).
Tingkat kota:
Juara 1 Mataram, NTB (300 unit)
Juara 2 Kupang, NTT (250 unit)
Juara 3 Ternate, Maluku Utara (200 unit).
Tingkat provinsi:
Juara 1 NTB (300 unit)
Juara 2 Maluku Utara (250 unit).
Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Tingkat kabupaten:
Juara 1 Ngada, NTT (Rp2 miliar)
Juara 2 Ende, NTT (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Lombok Timur, NTB (Rp1 miliar).
Tingkat kota:
Juara 1 Mataram, NTB (Rp2 miliar)
Juara 2 Tidore Kepulauan, Maluku Utara (Rp1,5 miliar)
Juara 3 Ambon, Maluku (Rp1 miliar).
Tingkat provinsi
Juara 1 NTT (Rp2 miliar)
Juara 2 NTB (Rp1,5 miliar).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·