Tata Cara Ziarah Kubur Jelang Puasa Ramadan 2026 Lengkap dengan Doanya

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Tata Cara Ziarah Kubur Jelang Puasa Ramadan 2026 Lengkap dengan Doanya

Ilustrasi.

JAKARTA - Jelang Ramadan 2026 nan dimulai sekitar 18 Februari, umat Islam di Indonesia ramai berkunjung kubur untuk mengingat alambaka dan mendoakan mahir kubur, mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Tradisi sunnah ini didukung Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hukum Ziarah Kubur

Ziarah kubur hukumnya sunnah bagi laki-laki maupun perempuan. Rasulullah SAW bersabda:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِى زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخِرَة

"Dahulu saya pernah melarang kunjungan kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berkunjung kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, karena perihal itu mengingatkan akhirat." (HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan al-Hakim).

Ulama menekankan niat nan ikhlas, bermohon dan muhasabah, tanpa meminta kepada mahir kubur. 

Tata Cara nan Dianjurkan

  • Siapkan diri dengan wudhu, busana sopan menutup aurat, dan niat tulus.
  • Tiba di pemakaman: lepas dasar kaki, ucapkan salam:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْقُبُورِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ

Assalamu’alaikum ahlal qubuuri minal mu’miniina wal muslimiin

Artinya: "Salam untuk kalian penunggu kubur dari kaum mukmin dan muslim."

  • Mendoakan mahir kubur dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an seperti Surah Yasin, Al-Fatihah, alias tahlil. 
  • Menjaga etika selama ziarah: menghadap kiblat, hindari duduk di atas kubur, meratap, alias berperilaku syirik.
Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com