Ilustrasi(Dok Istimewa)
PIMPINAN Pusat Pemuda Muhammadiyah resmi membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 nan diselenggarakan pada 21–23 Mei 2026 di Bali. Agenda strategis nasional ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti,
Mengusung tema besar Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya, Tanwir II menjadi momentum konsolidasi arah aktivitas Pemuda Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan sosial, politik, ekonomi, dan transformasi generasi muda Indonesia.
Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, mengatakan Pemuda Muhammadiyah tidak boleh kehilangan akar sosialnya di tengah perubahan zaman.
"Jangan sampai organisasi sibuk membangun panggung, tapi lupa membangun kader. Kita tidak butuh aktivitas nan hanya ramai di media sosial, tetapi sunyi di bagian dan ranting. Pemuda Muhammadiyah kudu mengakar ke bawah, datang di degub persoalan anak muda, masuk ke kampus, desa, masjid, komunitas, dan ruang-ruang tempat rakyat sedang berjuang menghadapi hidup," kata Dzulfikar dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Fikar sapaan akrabnya, menilai bahwa tantangan generasi muda hari ini bukan hanya soal lapangan pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga krisis arah, ketimpangan akses, dan hilangnya keberanian moral dalam ruang publik. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah kudu bertumbuh dengan orientasi nan jelas dan berdampak.
“Bertumbuh bukan sekadar memperbanyak struktur alias seremonial. Bertumbuh itu ketika kader punya kapasitas, punya keberanian berpikir, dan bisa merebut ruang strategis bangsa. Kita mau Pemuda Muhammadiyah melahirkan intelektual, penggerak sosial, entrepreneur, politisi, dan pemimpin masa depan nan tetap berpihak pada rakyat dan nilai Islam berkemajuan<" ujar Fikar.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa Pemuda Muhammadiyah kudu berani keluar dari area nyaman organisasi dan masuk ke arena perubahan sosial nan nyata.
"Kalau anak muda hanya jadi penonton perubahan, kita bakal tertinggal. Pemuda Muhammadiyah kudu menjadi kekuatan nan membaca era sekaligus mempengaruhi arah peradaban. Mengakar ke bawah agar mengerti realitas rakyat, dan bertumbuh ke depan agar bisa memimpin Indonesia. Itu spirit Tanwir kali ini," jelasnya.
Pada momentum pembukaan Tanwir II ini, PP Pemuda Muhammadiyah juga meluncurkan kitab Negarawan Muda Indonesia karya Dzulfikar Ahmad Tawalla. Buku tersebut lahir dari kegelisahan atas semakin jauhnya politik dari etika pengabdian serta minimnya ruang kaderisasi kepemimpinan nan berpihak pada rakyat dan pendapat kebangsaan.
Dalam pengantarnya, Fikar menilai bahwa generasi muda hari ini memerlukan lebih banyak teladan keberanian moral dibanding sekadar ketenaran politik. Negarawan Muda Indonesia ditulis sebagai refleksi sekaligus rayuan agar anak muda tidak alergi terhadap politik, tetapi justru datang membawa integritas, gagasan, dan keberpihakan sosial di tengah krisis keteladanan publik.
Sebagai organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dakwah persyarikatan di beragam lini kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, kebudayaan, hingga kebangsaan.
Melalui Tanwir II ini, Pemuda Muhammadiyah mau memastikan bahwa aktivitas dakwah Islam berkemajuan tetap relevan dengan tantangan era sekaligus membumi di tengah kebutuhan masyarakat.
Kegiatan nan di sponsori oleh Bank Syariah Indonesia ini turut dihadiri sejumlah tokoh bangsa dan pejabat publik seperti Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin; Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar; Gubernur Bali, Wayan Koster; dan para Ketua Organisasi kepemudaan lintas iman, akademisi, serta perwakilan kader dari seluruh wilayah Tanah Air.
Kehadiran beragam unsur tersebut menegaskan posisi Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan strategis generasi muda dalam merawat demokrasi, memperkuat perbincangan kebangsaan, dan menjaga semangat persatuan Indonesia. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·