Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |15:10 WIB

Sekolah Rakyat (Foto: Okezone)
JAKARTA – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon terus dipercepat. Hingga awal Mei 2026, progres pembangunan tercatat mencapai 40,243 persen dengan realisasi terhadap kurva S sebesar 12,865 persen.
Dalam pelaksanaannya, proyek menghadapi hambatan berupa akses jalan lingkungan nan sempit sehingga membatasi mobilitas kendaraan besar dan pengedaran material konstruksi. Kondisi tersebut turut memengaruhi pengaturan lampau lintas proyek dan efektivitas pengiriman material.
Untuk mengatasi halangan itu, kontraktor menerapkan sejumlah strategi percepatan pembangunan, di antaranya penggunaan wiremesh pada struktur pelat, penambahan batching plant menjadi lima unit, serta penerapan sistem kerja tiga shift.
Selain itu, spesifikasi jendela diubah dari jenis nako menjadi casement window untuk mempercepat proses instalasi.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengurangi mutu pekerjaan maupun standar keselamatan kerja.
“Kami menerapkan beragam langkah strategis agar pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon tetap melangkah sesuai sasaran dan selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” ujar Dian Sovana, Jumat (8/5/2026).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·