Tanpa air panas dan sabun, begini trik mengepel lantai agar wangi, kesat, dan tidak licin berhari-hari

Sedang Trending 5 jam yang lalu
Tanpa air panas dan sabun, begini trik mengepel lantai agar wangi, kesat, dan tidak licin berhari-hari

trik mengepel lantai | foto ilustrasi: Gemini AI

- Mengepel lantai menjadi rutinitas nan nyaris dilakukan setiap hari untuk menjaga rumah tetap bersih dan nyaman. Namun, hasil mengepel terkadang justru kurang memuaskan. Alih-alih terasa kesat, permukaan lantai malah licin alias muncul aroma kurang sedap beberapa saat setelah dibersihkan.

Masalah tersebut rupanya tidak selalu disebabkan oleh lantai nan kotor. Cara mengepel, kondisi kain pel, hingga cairan pembersih nan dipakai juga berpengaruh terhadap hasil akhirnya. Bahkan, penggunaan sabun secara berlebihan bisa meninggalkan residu nan membikin lantai terasa licin ketika mengering.

Selain itu, aroma amis setelah mengepel juga kerap muncul akibat air pel nan sudah kotor, kain pel nan jarang dicuci, alias sisa minyak dan kotoran nan belum betul-betul terangkat. Karena itu, bukan hanya teknik mengepel nan perlu diperhatikan, tetapi juga bahan nan digunakan.

Banyak orang menambahkan sabun cuci piring maupun air panas ke dalam ember pel lantaran dianggap bisa membikin lantai lebih kesat. Sayangnya, jika takarannya berlebihan, campuran tersebut justru berpotensi meninggalkan lapisan tipis nan membikin lantai tetap licin.

Sebagai alternatif, pengguna YouTube Sha Kha Homey membagikan langkah sederhana menggunakan dua bahan dapur nan mudah ditemukan, ialah garam dan lemon alias jeruk nipis.

Trik mengepel lantai tanpa air panas dan sabun

Dilansir BrilioFood dari YouTube Sha Kha Homey pada Kamis (18/6), bahan nan dipakai hanyalah garam serta lemon alias jeruk nipis.

Bahan dan perangkat nan dibutuhkan

- 1 ember air bersih
- 1-2 sdm garam
- 1 buah lemon alias jeruk nipis
- Kain pel nan sudah dicuci bersih

Gunakan air perasan lemon alias jeruk nipis beserta kulitnya agar aroma segarnya lebih kuat.

Cara membikin cairan pel alami

1. Campurkan semua bahan

Masukkan garam ke dalam ember berisi air, lampau tambahkan air perasan lemon alias jeruk nipis. Masukkan pula kulit buahnya ke dalam ember agar wanginya lebih tahan lama.

2. Aduk hingga tercampur

Aduk larutan beberapa saat sampai garam larut merata di dalam air.

3. Gunakan langsung untuk mengepel

Celupkan kain pel ke dalam larutan tersebut, peras hingga tidak terlalu basah, lampau pel lantai seperti biasa. Tidak perlu menambahkan sabun alias cairan pembersih lainnya.

Kenapa garam dan jeruk nipis bisa membikin lantai lebih kesat?

Menurut penjelasan dalam video, kandungan masam alami pada lemon alias jeruk nipis membantu mengangkat minyak serta mengurangi jumlah kuman di permukaan lantai. Sementara itu, garam membantu meminimalkan sisa kotoran dan residu nan tetap menempel.

Kombinasi keduanya membikin lantai terasa lebih bersih, kesat, sekaligus memberikan aroma segar nan memperkuat lebih lama. Dengan demikian, permukaan lantai juga tidak mudah licin sehingga lebih nyaman dan kondusif digunakan sehari-hari.

Hal nan perlu diperhatikan sebelum mencoba trik ini

Meski memakai bahan alami, campuran garam dan jeruk nipis tidak selalu cocok untuk semua jenis lantai.

- Hindari penggunaan terlalu sering pada lantai berbahan marmer alias batu alam lantaran sifat masam dari jeruk nipis dapat memengaruhi lapisan permukaannya jika digunakan berulang.
- Selalu gunakan kain pel nan bersih agar kuman dan aroma tidak beranjak kembali ke lantai.
- Ganti air pel jika sudah terlihat keruh, terutama saat membersihkan area rumah nan luas.
- Peras kain pel hingga lembap, bukan terlalu basah, agar lantai lebih sigap kering dan tidak meninggalkan jejak air.

Tips tambahan ini membikin langkah nan dibagikan tetap kondusif diterapkan sekaligus membantu hasil mengepel menjadi lebih maksimal.

FAQ

1. Apakah garam bisa menggantikan cairan pembersih lantai?

Garam membantu mengurangi residu dan membantu proses pembersihan ringan. Namun, untuk noda membandel alias lantai nan sangat kotor, tetap diperlukan pembersihan nan lebih menyeluruh.

2. Bolehkah memakai jeruk nipis alias lemon, mana nan lebih baik?

Keduanya bisa digunakan. Lemon biasanya menghasilkan aroma nan lebih lembut, sedangkan jeruk nipis lebih mudah ditemukan dan mempunyai kandungan masam nan nyaris serupa.

3. Apakah cairan ini kondusif dipakai setiap hari?

Umumnya kondusif untuk lantai keramik. Namun, pada lantai marmer alias batu alam, sebaiknya tidak digunakan terlalu sering lantaran kandungan masam dapat memengaruhi lapisan permukaan.

4. Kenapa lantai tetap licin meski sudah dipel?

Penyebabnya bisa berasal dari residu sabun, kain pel nan kotor, alias minyak nan belum betul-betul terangkat dari permukaan lantai.

5. Apakah kulit lemon perlu dibuang setelah selesai mengepel?

Ya. Setelah selesai digunakan, buang kulit lemon dan tukar larutan dengan nan baru agar tidak menjadi sumber aroma jika disimpan terlalu lama.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Briliofood.net
Briliofood.net