Tak Hanya Kayu, Jasa Lingkungan hingga Karbon Jadi Peluang Baru Ekonomi Papua

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 27 Juni 2026 |10:03 WIB

Tak Hanya Kayu, Jasa Lingkungan hingga Karbon Jadi Peluang Baru Ekonomi Papua

Papua mempunyai potensi besar untuk menjadikan sektor kehutanan. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Papua mempunyai potensi besar untuk menjadikan sektor kehutanan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah melalui pengelolaan rimba nan berkelanjutan. Pengembangan industri hasil hutan, pemanfaatan jasa lingkungan, hingga perdagangan karbon dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Soewarso, mengatakan transformasi pengelolaan rimba melalui skema Multiusaha Kehutanan (MUK) menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan potensi kehutanan Papua. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya mengandalkan hasil rimba kayu, tetapi juga hasil rimba bukan kayu serta jasa lingkungan.

"Papua mempunyai potensi nan sangat besar untuk mengembangkan transformasi upaya kehutanan melalui pendekatan Multiusaha Kehutanan. Dengan support kebijakan nan selaras antara pemerintah pusat dan daerah, sektor kehutanan Papua dapat memberikan kontribusi nan lebih besar terhadap penerimaan negara, pendapatan daerah, pembangunan infrastruktur, pembuatan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Soewarso, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, APHI mendorong penyusunan roadmap pembangunan kehutanan Papua sebagai pedoman pengembangan sektor kehutanan dalam jangka menengah dan panjang. Roadmap tersebut diharapkan bisa memperkuat daya saing industri kehutanan sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya hutan.

Selain itu, roadmap juga diarahkan untuk mendorong pembangunan industri pengolahan hasil rimba nan lebih dekat dengan sumber bahan baku, memperluas pemanfaatan jasa lingkungan karbon, serta menyempurnakan beragam kebijakan nan mendukung peningkatan daya saing produk kehutanan Papua.

APHI juga mengusulkan sejumlah kebijakan strategis untuk mempercepat pengembangan sektor kehutanan, di antaranya membuka akses ekspor langsung kayu gergajian dari Papua, menyempurnakan kebijakan penampang kayu olahan guna meningkatkan pemanfaatan beragam jenis kayu selain merbau, serta menyelaraskan izin pemerintah pusat dan wilayah dalam penerapan Multiusaha Kehutanan.

Sementara itu, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyatakan pemerintah wilayah mendukung pengembangan sektor kehutanan nan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com