Survei LSI: Mayoritas Responden Ingin Pemilu Langsung Tetap Ada

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Ilustrasi partai peserta Pemilu. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Lembaga Survei Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai pertimbangan dan komitmen publik terhadap Pancasila. Salah satu komponen survei adalah mengenai pemilihan umum (pemilu).

Survei menunjukkan sebanyak 96,6 persen responden menilai krusial "Kerakyatan nan Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan".

Sebanyak 84,5 persen responden mau memilih wakil-wakilnya secara langsung untuk menjalankan negara dan pemerintahan, termasuk DPR/DPRD, Dewan Perwakilan Daerah, presiden, gubernur, bupati, maupun wali kota.

Sementara itu, 11,3 persen responden mau secara langsung hanya memilih personil Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tingkat I dan tingkat II, serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD), sementara pelaksana tidak dipilih langsung oleh rakyat.

Survei menunjukkan 94,4 persen responden menyatakan presiden sebaiknya dipilih langsung oleh rakyat seperti saat ini. Sebanyak 4,7 persen berambisi presiden dipilih oleh MPR.

Metode Survei

Survei nasional ini dilakukan dalam periode 4-12 Maret 2026 terhadap 2.020 responden di seluruh Indonesia nan dipilih secara random alias multistage random sampling.

Populasi survei ini adalah seluruh penduduk negara Indonesia nan sudah mempunyai kewenangan pilih, ialah mereka nan berumur 17 tahun alias lebih, alias sudah menikah saat survei dilakukan.

Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar ± 2,9% pada tingkat kepercayaan 95% dengan dugaan simple random sampling.

Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara nan telah dilatih. LSI juga melakukan quality control terhadap hasil wawancara secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan