Staf Ahli TP PKK Apresiasi Komitmen Lampung Selatan Tangani Imunisasi Zero Dose

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian dalam aktivitas Pelaksanaan Imunisasi Zero Dose di instansi Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/5/2026). Foto: Kemendagri RI

Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Yane Ardian Bima Arya mengapresiasi komitmen pemerintah Kabupaten (pemkab) Lampung Selatan dalam menangani zero dose atau anak nan belum pernah menerima imunisasi dasar lengkap. Menurutnya, kesehatan anak merupakan fondasi krusial bagi masa depan bangsa. Karena itu, imunisasi menjadi salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk melindungi anak dari beragam penyakit.

“Pemerintah meletakkan perhatian besar pada perihal ini dengan menargetkan percepatan penurunan jumlah anak zero dose agar tidak ada satu pun anak nan tertinggal dari kewenangan dasar kesehatannya,” katanya dalam aktivitas Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Imunisasi Zero Dose di Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/5/2026).

Yane mengungkapkan, berasas info per 11 Mei 2026, capaian imunisasi zero dose di Kabupaten Lampung Selatan telah menjangkau 4.384 anak dari sasaran 4.967 anak alias sekitar 88,2 persen. Namun, berasas pemutakhiran info terbaru, capaian tersebut telah meningkat menjadi 92 persen.

“Terima kasih atas kerja samanya, kerja kerasnya, kerja cepatnya, dalam waktu satu separuh bulan alias lima minggu, Lampung Selatan bisa mencapai 92 persen. Jadi semoga terus dilanjutkan,” tambahnya.

Menurutnya, program zero dose di Lampung Selatan diharapkan dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas jasa dasar masyarakat secara konsisten. Karena itu, Lampung Selatan didorong menjadi contoh penyelenggaraan penanganan zero dose di Indonesia.

Selain itu, pemerintah wilayah (Pemda) diharapkan dapat memastikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi betul-betul menjangkau family nan membutuhkan. Yane meminta agar Pemda juga mengidentifikasi beragam hambatan nan menyebabkan sebagian family tetap menunda pemberian imunisasi kepada anak. Hasil monitoring tersebut nantinya bakal menjadi bahan masukan bagi Kementerian Kesehatan dan para pemangku kepentingan terkait.

“Saya percaya jika semua unsur bergerak berbareng pemerintah di daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen nan ada, maka capaian ini bakal segera meningkat. Kita kudu memastikan tidak ada satu pun anak nan tertinggal. Karena satu anak nan terlindungi, berfaedah satu masa depan anak terselamatkan,” tandasnya.

Monitoring penyelenggaraan imunisasi zero dose tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriyani, Staf Ahli Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Marlina La Ode Ahmad, Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal, serta jejeran pengurus TP PKK Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan