Taufik Fajar
, Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2026 |17:21 WIB

Harga Telur (Foto: Okezone)
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah peningkatan serapan pasar dan hilirisasi produk peternakan sebagai strategi utama menstabilkan nilai telur ayam ras di tingkat peternak. Upaya ini dilakukan menyusul perubahan nilai telur di sejumlah wilayah akibat tingginya pasokan dan melemahnya daya serap pasar dalam beberapa pekan terakhir.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan upaya peternak rakyat sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan pemerintah memahami tekanan nan dihadapi peternak layer rakyat akibat penurunan nilai di tingkat produsen.
“Kami memahami tekanan nan dirasakan peternak layer rakyat akibat perubahan nilai telur. Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman sangat jelas, negara kudu datang menjaga peternak rakyat agar tetap bisa berupaya dan berkembang,” ujar Agung di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya juga menegaskan pemerintah bakal terus berpihak kepada peternak nasional melalui beragam langkah stabilisasi pasar.
“Kita berpihak pada peternak Indonesia. Jangan biarkan peternak kita melangkah sendiri. Kami bakal terus memperjuangkan dan memihak peternak,” tegas Mentan Amran.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·