
Sri Sultan Kecam Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha (Foto: Okezone)
JAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak nan terjadi di daycare Little Aresha. Sri Sultan menyebut tidak ada tempat bagi segala corak kekerasan di DIY serta meminta proses norma melangkah sebagaimana mestinya.
"Harapan saya, itu nan pertama dan terakhir. Karena di Jogja itu kita tidak senang dengan kekerasan," tegas Sri Sultan, dikutip Selasa (28/4/2026).
Sri Sultan menyebut tetap mendalami latar belakang nan mendasari terjadinya kekerasan tersebut. Gubernur DIY ini menjadwalkan pertemuan unik dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY pada Selasa (28/04) pagi untuk mendapatkan laporan perincian mengenai penanganan kasus ini.
Terkait penetapan 13 tersangka oleh pihak kepolisian, Sri Sultan menyatakan dukungannya terhadap langkah abdi negara penegak hukum. Ia meminta semua pihak untuk menunggu hasil investigasi tanpa mendahului proses nan sedang berjalan.
"Mereka kan sudah tersangka, polisi sudah melakukan penelitiannya. Kita tunggu saja, jangan mendahului. Kita hormati proses norma nan bertindak saja," tuturnya.
Meski tetap menunggu laporan resmi dari lembaga terkait, Sri Sultan memastikan bahwa Pemerintah Daerah DIY telah bergerak mengambil langkah perlindungan bagi korban sejak awal. Termasuk, upaya pengamanan bagi anak-anak nan terdampak.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·