Sopir Ambulans RSUD Pinrang Kena Tonjol Usai Senggol Bocah saat Karnaval

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Pinrang -

Viral mobil ambulans RSUD Madising menyenggol seorang anak mini nan sedang menonton pawai karnaval 17 Agustus di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sopir mengaku sedang kondisi darurat dan diberikan jalan lewat, namun tiba-tiba ada anak-anak menyeberang.

Dalam video nan beredar tampak mobil ambulans RSUD Madising Pinrang dikerumuni penduduk usai menyenggol anak nan sedang menonton karnaval. Sebagian penduduk terlihat emosi dan meneriaki sopir. Bahkan ada oknum Satpol PP nan diduga sempat memukul muka sopir.

"Tadi (kemarin) kejadiannya (menyenggol anak) saya sedang bawa pasien darurat dan perlu secepatnya ditangani," kata pengemudi Ambulans, Ollas kepada wartawan, dilansir detikSulsel, Kamis (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang pada Rabu (12/8) sekitar pukul 16.00 Wita. Awalnya mobil ambulans bergerak dari RSUD Madising Pinrang menuju ke RSUD Lasinrang Pinrang dan melewati aktivitas karnaval 17 Agustus.

"Jadi saya berangkat dari Madising ke Lasinrang ketika ambulans diberikan jalan, tiba-tiba ada seorang anak nan berada di jalur kendaraan dan tersenggol di sebelah kanan mobil," terangnya.

Ia mengaku sempat hendak keluar mobil sebagai corak tanggung jawab terhadap kondisi anak nan tersenggol. Namun sebagian orang menyuruh mobilnya tetap lanjut.

"Saya sempat mau keluar mobil, hanya ada nan tahan pintu mobil dan bilang, lanjut mi," ujarnya.

Ollas mengatakan sejumlah orang sempat mempertanyakan kejadian tersebut. Namun, dia memilih tidak memperpanjang persoalan lantaran kondisi pasien nan dibawanya lebih memerlukan perhatian.

"Pasien darurat janin dan memang perlu secepatnya ditangani," ungkapnya.

Terkait dirinya nan disebut sempat dipukul, dia mengaku tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Ia mengatakan tidak semua orang nan berada di letak terlibat dalam kejadian tersebut.

"Saya tidak permasalahkan (dipukul) karena tidak semua orang mengerti kondisi (sedang darurat)," katanya.

Ketua PKK Kabupaten Pinrang A. Sri Widiyati Irwan menjelaskan kondisi anak nan tersenggol mobil dalam keadaan baik. Tidak ada luka serius nan dialami pasca tersenggol.

"Kondisi anak tidak apa-apa," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News