Soal WN Australia Mesum, Warga Tibubeneng Bali Minta Turis Hormati Norma Lokal

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Proses penangkapan dan penyelidikan terhadap tersangka pelaku perbuatan cabul di area pemukiman penduduk nan terletak di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Foto: Dok: Humas Polda Bali

Wayan Suyadnya, pemilik rumah di Jalan Pantai Berawa, Bali, menceritakan kronologi perbuatan cabul nan dilakukan penduduk negara asing (WNA) di pekarangan rumahnya.

Menurut Suyadnya, kedua WNA tersebut datang dalam kondisi mabuk ke pekarangan rumahnya nan berada berseberangan dengan tempat intermezo malam.

"Ada istri, anak-anak, dan orang tua saya di rumah. Jadi, istri saya sedang mempersiapkan sesajen. Namun, kedua WNA tersebut masuk setelah memandang di pekarangan rumah tidak ada orang," kata Suyadnya saat ditemui di rumahnya di Tibubeneng, Jumat (28/8).

Kedua WNA tersebut kemudian masuk ke perspektif pekarangan nan remang-remang dan melakukan perbuatan cabul dengan berpegangan pada pagar. Ayah Suyadnya nan pertama kali memandang keduanya sempat mengira mereka sedang mencuci kaki setelah datang dari pantai.

Sekitar 10 menit kemudian, bunyi keributan dari arah pekarangan tetap terdengar. Kali ini, giliran istri Suyadnya nan hendak menghaturkan sesajen memergoki kedua WNA tersebut.

Melihat posisi keduanya seperti sedang bergumul, istri Suyadnya kemudian meneleponnya. Saat itu, Suyadnya sedang berada di jalan depan rumah untuk memasang info larangan parkir di trotoar. Dia mengaku belum berpikir bahwa kedua WNA tersebut sedang melakukan perbuatan cabul di pekarangan rumahnya.

Turis Diminta Hormati Norma

Suyadnya menilai banyaknya kejadian nan melibatkan WNA di sekitar rumahnya tidak terlepas dari letak permukiman nan berdekatan dengan area wisata dan tempat hiburan.

Meski demikian, dia berambisi kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi visitor asing agar lebih menghormati norma dan mengontrol perilaku saat berada di negara lain.

"Kami berharap, kejadian ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi visitor lainnya," ucapnya.

Ia mengaku sudah sangat jengkel dengan kejadian tersebut.

"Kami sudah merasa sangat jengkel dengan kejadian seperti ini nan terus berkali-kali terjadi di tempat kami. Jadi sudah saatnya, lantaran kami punya bukti dan momen dalam rekamannya seperti kontras. Istri saya dengan sesajen, mereka melakukan hubungan seperti itu di pagar," ungkapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan