Skandal Pemain Naturalisasi Palsu: CAS Tolak Banding Malaysia, Timnas Vietnam Diuntungkan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

 CAS Tolak Banding Malaysia, Timnas Vietnam Diuntungkan

CAS Tolak Banding Malaysia, Timnas Vietnam Diuntungkan. (Foto: Instagram/famalaysia)

LAUSANNE – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akhirnya mengeluarkan keputusan final mengenai skandal arsip tiruan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Meski memberikan sedikit pelonggaran bagi para pemain, CAS secara resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan menguatkan hukuman berat dari FIFA.

Keputusan nan dibacakan di Lausanne, Swiss, ini menjadi berita jelek bagi publik sepak bola Malaysia. Harimau Malaya dipastikan tetap kehilangan poin, sementara Timnas Vietnam dan Nepal nan menjadi musuh di Kualifikasi Piala Asia 2027 diprediksi bakal mendapatkan kemenangan cuma-cuma atas pelanggaran penggunaan pemain terlarangan tersebut.

1. Hukuman Telak untuk Federasi

Dalam sidang nan digelar pada 26 Februari 2026, CAS menyatakan bahwa tujuh pemain, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, terbukti secara norma menggunakan arsip palsu. Mereka dipastikan tidak mempunyai darah keturunan Malaysia sesuai syarat naturalisasi FIFA.

Meski begitu, CAS memberikan sedikit napas bagi ketujuh pemain tersebut. Walau tetap dilarang bertanding selama 12 bulan dan didenda masing-masing 2.000 Franc Swiss (sekitar Rp43 juta), mereka sekarang diizinkan untuk tetap berlatih berbareng klub masing-masing selama masa skorsing.

Nasib berbeda dialami oleh FAM. Upaya mereka untuk meminta pengurangan denda dari 350 ribu Franc Swiss (sekitar Rp7,5 miliar) menjadi hanya 50 ribu Franc Swiss ditolak mentah-mentah oleh CAS. Federasi Malaysia tetap kudu bayar denda penuh atas kelalaian dan pelanggaran izin tersebut.

Pemain naturalisasi anyar timnas malaysia Pemain naturalisasi anyar timnas malaysia

2. Dampak Fatal bagi Harimau Malaya

Keputusan CAS ini memicu pengaruh domino bagi partisipasi Malaysia di panggung internasional. Selain denda finansial, Malaysia tetap berada di bawah hukuman kekalahan dalam tiga laga persahabatan melawan Singapura, Palestina, dan Tanjung Verde.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com