Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan intensif dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron selama lebih dari dua jam saat kunjungan ke Paris.
Hal tersebut disampaikan Teddy dalam unggahan akun IG @sekretariat.kabinet, Rabu (15/4).
Dalam keterangannya, Teddy menyebut pertemuan empat mata antara kedua kepala negara berjalan di Istana Élysée dan membahas sejumlah agenda strategis.
"Pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron berjalan selama lebih dari dua jam di Istana Élysée, Paris," tulis unggahan akun tersebut.
Ia menjelaskan, pembahasan mencakup beragam sektor krusial nan menjadi konsentrasi kerja sama kedua negara ke depan.
"Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di beragam sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang," lanjutnya.
Teddy menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi Presiden Prabowo ke dua negara besar dunia, ialah Rusia dan Prancis, nan mempunyai peran strategis dalam percaturan global.
"Presiden Prabowo Subianto bertolak ke tanah air setelah melakukan lawatan singkat selama dua hari ke dua negara adikuasa dunia, ialah Rusia dan Prancis, pada 13-14 April 2026. Kedua negara tersebut merupakan dua dari lima negara pemegang kewenangan veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta mempunyai kekuatan besar di bagian ekonomi dan sumber daya energi," tulis Teddy.
Ia menambahkan bahwa hubungan antara Prabowo dan Macron telah terjalin cukup lama, apalagi sejak Prabowo tetap menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
"Hubungan kedua pemimpin telah terjalin erat sejak Presiden Prabowo tetap menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini," tutupnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·