Prabowo Minta Penanganan Sampah Prioritas: Pohon Tak Boleh Ditebang Sembarangan

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri peresmian pembaharuan tahap pertama gedung cagar budaya di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan daya tarik utama Indonesia di mata visitor tidak hanya terletak pada budaya, tetapi juga keelokan dan kebersihan lingkungannya. Karena itu penanganan sampah kudu jadi prioritas.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi tahap I Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

"Yang menarik visitor ke negara kita adalah budaya kita, keelokan di negeri kita, dan suasana di negeri kita," kata Prabowo.

Karena itu, dia meminta seluruh wilayah menjaga kebersihan wilayahnya, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan.

"Pariwisata syaratnya antara lain adalah setiap kota, setiap kabupaten, setiap kecamatan, apalagi ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten, ibu kota kecamatan kudu bersih. Makanya sampah menjadi prioritas kita. Dalam waktu satu tahun ini kita kudu selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia," ujarnya.

Ilustrasi - Pabrik Pengolahan Sampah. Foto: M2020/Shutterstock

Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan membersihkan sungai serta mencegah pembalakan pohon secara sembarangan.

"Semua sungai kudu bersih, semua kali kudu bersih. Alam kudu dijaga, pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru," tegasnya.

Selain itu, Prabowo menilai estetika lingkungan juga perlu dipertahankan, termasuk penggunaan material gedung nan dinilai lebih ramah lingkungan.

"Estetika, keelokan kudu kita pertahankan. Aslinya bangsa Indonesia tidak pakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai. Kalau tidak, kita kudu cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok. Genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng," pungkas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan