Mengalami kelelahan dan hipotermia saat pendakian di Gunung Muria asal Rembang meninggal bumi sedang dilakukan pemeriksaan di RSUD Kudus Senin (7/9) malam.(Dok.Doc Polsek Gebog))
SEORANG pendaki diketahui berjulukan Ahmad Alif Lutfian Fahmi, 32, asal Desa Sridadi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang ditemukan meninggal bumi di Pos 5, Puncak 29 Gunung Muria, Jawa Tengah, Senin (7/9) malam. Ia diduga mengalami hipotermia dan kelelahan.
Puluhan petugas gabung membawa turun seseorang pendaki nan ditemukan meninggal bumi di jalur pendakian Puncak 29 Gunung Muria pada Senin (7/9) malam, menggunakan sepeda motor korban dievakuasi langsung menuju ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk dilakukan pemeriksaan.
"Begitu mendapatkan laporan kita berbareng relawaylanfsubg bergerak ke atas untuk melakukan pemindahan makan itu juga, " kata Kapsla Polsek Gebog AKP Siswanto, Selasa (8/9).
Setelah sampai di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, lanjut Siswanto, korban langsung diperiksa oleh tim medis dan tim Inafis. Ia menyebut tidak ada luka maupun lebam pada tubuh korban sehingga disimpulkan memang korban mengalami kelelahan dan hipotermia saat melakukan pendakian malam tersebut.
Berdasarkan keterangan diperoleh petugas, ungkap Siswanto, diketahui bahwa korban berbareng dua kawannya melakukan pendakian Puncak 29 Gunung Muria melalui jalur pendakian di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, apalagi sebelumnya juga sudah janjian untuk berjumpa dengan tiga kawan lainnya untuk melakukan pendakian.
Setelah berkumpul di pos pendakian desa tersebut, rombongan berjumlah enam orang tersebut memulai pendakian pada pukul 17.50 WIB. Ketika sampainya di pos 4, korban saat itu mengeluh dadanya sesak, namun tetap nekat melanjutkan pendakian menuju ke Pos 5, apalagi di pertengahan Pos 4 dan Pos 5 korban hendak buang air besar.
Sementara rekan lain melanjutkan pendakian, demikian Siswanto, korban nan ditunggu oleh salah satu kawannya kemudian menyusul di belajang, hingga akhirnya korban berbareng rombongannya sampai di Petilasan Eyang Pandu (Pos 5) Gunung Muria untuk beristirahat sejenak, tetapi ketika mencoba melanjutkan perjalanan korban mengalami lemas dan terjatuh dan tidak sadar.
"Kawan korban mencoba mengecek kondisi korban, rupanya memang sudah tidak ada degub nadi dan kemudian bergegas meminta pertolongan penduduk dengan kembali basecamp,” ujar Siswanto. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·