Jakarta, CNBC Indonesia - Industri otomotif China mulai memperluas medan permainan. Tak hanya berkompetisi menghadirkan mobil listrik dan teknologi kendaraan pintar, sejumlah perusahaan otomotif Negeri Tirai Bambu sekarang mulai masuk ke upaya robotika berbasis kepintaran buatan (AI).
Salah satunya adalah Chery Group melalui Aimoga Robotics. Perusahaan robotika tersebut mengembangkan robot humanoid dan beragam jenis robot untuk kebutuhan industri hingga jasa publik. Langkah ini menunjukkan gimana keahlian AI, manufaktur, serta rantai pasok otomotif mulai dibawa ke bagian robotika.
Aimoga sendiri mengembangkan sejumlah produk, mulai dari robot lampau lintas pintar, robot perawat, robot anjing Argos, hingga robot pendamping rumah tangga Mobo hingga robot humanoid Mornine. Pengembangannya tidak hanya diarahkan untuk memamerkan keahlian teknologi, tetapi juga mengejar penggunaan di lingkungan nyata.
Di beragam negara, robot Aimoga telah digunakan untuk kebutuhan seperti penerimaan tamu, pemanduan, konsultasi, jasa pelanggan, hingga mendukung aktivitas di jaringan dealer otomotif. Hingga kini, perusahaan menyebut produknya telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah, dengan penjualan telah melampaui 2.000 unit di global.
Mornine menjadi salah satu produk nan paling menonjol. Robot humanoid tersebut dikembangkan untuk berinteraksi langsung dengan manusia dan telah digunakan di jaringan dealer di beragam negara. Aimoga juga menyebut telah mempunyai lebih dari 100 skenario penggunaan nyata di beragam sektor. Di Indonesia, kesempatan penggunaan robot tidak hanya dilihat dari industri otomotif. Ritel, jasa kesehatan, akomodasi publik, hingga beragam pekerjaan operasional lainnya.
Dari sisi standar keamanan dan izin di pasar global, robot ini sudah memperoleh sejumlah sertifikasi, terbaru tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa nan mencakup aspek hardware dan software, ialah CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive), sekaligus robot humanoid pertama di bumi nan mendapat sertifikasi tersebut.
"Sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di bumi nyata. Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan info sebagai prioritas utama," kata President of Chery International sekaligus President of Aimoga Robotics Zhang Guibing dalam keterangannya dikutip Senin (7/9/26).
Perkembangan Aimoga juga memperlihatkan pendekatan pabrikan China nan mulai menghubungkan kendaraan, AI, dan robotika dalam satu ekosistem teknologi. Robot-robot tersebut telah diperkenalkan dalam beragam lingkungan, termasuk ruang publik, akomodasi pemerintahan, stasiun kereta cepat, perpustakaan, hingga area sekolah dalam pelayanan dan pengaturan lampau lintas.
"Aimoga memanfaatkan hubungan lintas kota, lintas skenario, dan lintas wilayah secara real-time. Langkah ini memperlihatkan gimana robot - robot Aimoga telah beraksi dalam beragam lingkungan nyata mulai dari jalan raya perkotaan dan ruang publik, hingga jaringan dealer otomotif di luar negeri," katanya.
(dce)
[Gambas:Video CNBC]
20 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·