Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Turnamen sepak bola berjudul Soekarno Cup 2026 resmi bergulir setelah dibuka dalam seremoni pembukaan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/8) sore.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan turnamen ini diinisiasi dan digagas secara langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo.
Kejuaraan nasional ini dirancang secara unik tidak sekadar sebagai arena perebutan piala, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus penerapan dari semangat pembangunan karakter bangsa (Nation and Character Building) melalui media olahraga.
"Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia," kata Hasto di sela pembukaan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur.
Selain Hasto, upacara pembukaan dihadiri sejumlah jejeran ketua pusat partai, termasuk Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah sebagai tuan rumah, serta Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun.
Seremoni pembukaan ditandai dengan prosesi penyalaan obor raksasa di tengah stadion sebagai simbolisasi nyala api semangat kemerdekaan nan tidak pernah padam untuk meraih prestasi tertinggi. Pembukaan juga dimeriahkan oleh parade defile dari perwakilan kontingen tiap provinsi, serta pagelaran kolosal nan dibawakan oleh sedikitnya 300 seniman tradisional Jawa Timur.
Saat pembukaan, Komarudin Watubun menyoroti makna strategis digelarnya arena ini di Kota Surabaya. Menurutnya, Surabaya bukan sekadar Kota Pahlawan, melainkan tempat kelahiran sekaligus tempat Proklamator RI Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya.
"Kota Pahlawan sekaligus kota lahirnya Bung Karno. Dari kota inilah Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Maka dari kota ini pula kita mau menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia," ujar Komarudin dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Soekarno Cup terus bersambung setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025. Menurut Komarudin, turnamen ini lahir dari kepercayaan bahwa olahraga merupakan jalan utama dalam membentuk karakter bangsa.
Komarudin menekankan bahwa visi Bung Karno dalam menempatkan olahraga sebagai perangkat perjuangan bangsa dan geopolitik telah terbukti dalam sejarah, seperti penyelenggaraan Asian Games 1962 hingga Ganefo 1963. Olahraga dipandang sebagai instrumen untuk membawa Indonesia berdiri tegak di kancah internasional.
"Inilah nilai-nilai nan diyakini Bung Karno sebagai bagian dari nation and character building. Sebagai bangsa nan besar, bukan hanya mempunyai atlet nan hebat, tetapi juga manusia nan berkarakter. Soekarno Cup bukan sekadar turnamen mencari juara, melainkan ruang untuk membentuk generasi muda Indonesia nan sportif, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong," tegas Komarudin.
Dalam kesempatan tersebut, Komarudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo atas perhatian serta dukungannya. Ia mengungkapkan bahwa Soekarno Cup 2026 merupakan hasil rancangan dari Prananda Prabowo sendiri.
Senada, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah membujuk seluruh talenta nan bertanding di Soekarno Cup 2026 untuk menjunjung sportifitas dan bermain fair play selama turnamen berlangsung.
Ia pun memastikan sebagai tuan rumah, DPD Jatim bakal menjaga seluruh pertandingan dengan baik, dan menciptakan karakter berbangsa dan bernegara nan menjadi dambaan kita semuanya.
“Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola tanah air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elite dunia,” jelas Said Abdullah.
Seremoni pembukaan pun dibuka dengan penyerahan obor api nan dibawakan oleh legenda sepak bola Tanah Air, ialah Aji Santoso, Yusuf Ekodono, Anang Ma’ruf hingga Boaz Salossa kepada Komarudin Watubun nan mewakili M. Prananda Prabowo.
Selanjutnya, prosesi tendangan pertama alias kick off dilakukan oleh Sekjen Hasto Kristiyanto berbareng para perwakilan Ketua DPD PDIP dari 16 tim nan bakal bertanding dalam arena Soekarno Cup 2026.
Laga pembuka turnamen langsung menyajikan duel sengit di Grup A nan mempertemukan tim tuan rumah Jawa Timur melawan tim kuat asal Jawa Barat. Babak final dan penutupan Soekarno Cup 2026 sedianya bakal diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo pada 24 Agustus 2026.
Sekjen Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa arena turnamen Soekarno Cup 2026, bagian dari langkah partai berlambang banteng moncong putih dalam menyemarakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Hasto menyebut, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga kudu terus digelorakan oleh anak-anak muda lewat beragam macam cara, salah satunya pertandingan olahraga sepakbola.
“Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini kudu terus digelorakan kepada anak-anak muda. Sebagaimana Bung Karno nan selalu percaya bahwa anak-anak muda adalah masa depan bangsa,” ujar Hasto.
Agenda penutupan direncanakan bakal dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyerahkan trofi piala bergilir Soekarno Cup kepada tim nan keluar sebagai juara pertama.
“Ibu Mega direncanakan datang langsung dalam pertandingan final tahun ini. Seperti pada arena Soekarno Cup 2025 di Bali, Ibu Mega datang dan menyaksikan pertandingan final,” ujar Sekjen Hasto Kristiyanto.
Berdasarkan agenda nan dirilis panitia pusat, kejuaraan sepak bola ini bakal berjalan mulai tanggal 10 hingga 24 Agustus 2026. Pertandingan bakal digelar secara simultan di beberapa stadion representatif di Jawa Timur, ialah Stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, Lapangan Thor di Surabaya, serta Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·