Serang -
Masyarakat budaya Baduy bakal menggelar tradisi Seba mulai besok sampai akhir pekan ini di Banten. Pemerintah Provinsi Banten menyebut bakal ada duta besar (Dubes) negara sahabat nan datang di aktivitas tersebut.
Diketahui, masyarakat budaya Baduy bakal mendatangi Bupati Lebak di Rangkasbitung dan Gubernur Banten di Serang. Mereka bakal memberikan hasil bumi sebagai corak rasa syukur dan silaturahmi.
Acara ini bakal digelar pada 23 sampai 26 April. Pada besok dan lusa, masyarakat Baduy mengunjungi Bupati Lebak di Rangkasbitung. Kemudian, pada 25 dan 26 April 2026 mereka mengunjungi Gubernur Banten di Kota Serang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Desa Kanekes alias Jaro Pamarentah, Oom, menyebut sekitar 1.515 penduduk Baduy bakal turun gunung.
"Ada 1.515 orang, Baduy Dalam nan tercatat 35 orang," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/04/2026).
Sebelum mengikuti Seba, mereka telah melakukan tradisi tahunan seperti Kawalu nan dilakukan penduduk Baduy Dalam dan Ngalakasa. Oom mengatakan tradisi Seba Baduy merupakan simbol rasa syukur atas hasil panen dan corak ketaatan penduduk Baduy kepada pemerintah.
"Kawalu dan Ngalakasa sudah, tinggal Seba," katanya.
Sementara itu, Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menyebut ada duta besar negara sahabat nan datang saat seremoni Seba Baduy di Kota Serang.
"Ada duta besar nan sudah konfirmasi mau datang pada aktivitas Seba Baduy tanggal 25 April," kata Deden.
Duta besar nan dijadwalkan datang berasal dari Belarus, Iran, Palestina, Bosnia, Suriah, dan Rusia. Sementara duta besar lain tetap menunggu konfirmasi pada 23 April 2026.
Deden menyebut bakal ada UMKM di sekitar Gedung Negara Provinsi Banten. Diharapkan masyarakat bisa menikmati tradisi masyarakat Baduy tersebut.
"Tampilkan produk UMKM, semoga visitor bisa memanfaatkan UMKM nan ada," ujarnya.
(aik/idn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·