SBMITB berikan penghargaan kepada perusahaan pada aktivitas Industry Appreciation Luncheon 2026.(Dok.SBMITB)
SEKOLAH Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) memperkuat kerjasama dengan bumi industri melalui penyelenggaraan Industry Appreciation Luncheon 2026 pada Kamis (25/6). Kegiatan ini menjadi arena apresiasi bagi mitra korporasi nan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus mempererat sinergi antara bumi akademik dan industri.
Dekan SBM ITB Prof. Aurik Gustomo mengatakan kerjasama dengan perusahaan, BUMN, lembaga pemerintah, dan organisasi lintas sektor tidak hanya bermaksud meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, tetapi juga menghasilkan solusi atas beragam tantangan upaya dan pembangunan.
"Kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia, tetapi juga menghasilkan solusi nan relevan terhadap tantangan bisnis, transformasi organisasi, dan pembangunan nasional. Industry Appreciation Luncheon 2026 menjadi corak apresiasi atas kontribusi para mitra sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi nan telah terjalin," ujar Aurik.
Menurut dia, SBM ITB berkedudukan sebagai mitra strategis bumi upaya melalui beragam program, mulai dari training eksekutif, konsultasi bisnis, hingga penyelenggaraan In-house MBA.
"Kami mempunyai filosofi 'For the Greater Good'. Bersama para pemangku kepentingan, kami mau menghadirkan akibat nyata bagi pengembangan bumi usaha, izin pemerintah, hingga kesejahteraan masyarakat Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
PEMBERIAN PENGHARGAAN
Dalam aktivitas tersebut, SBM ITB memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan nan dinilai berkomitmen dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pada kategori Master Class, penghargaan diberikan kepada PT Bank Rakyat Indonesia, PT Freeport Indonesia, dan PT PLN atas kerja sama penyelenggaraan program In-house MBA.
Sementara itu, penghargaan kategori Top Class diberikan kepada PT Jasa Marga, PT Bank Danamon Indonesia, PT Telkom Akses, PT Integrasi Aviasi Solusi (InJourney Aviation Services), PT Pertamina Training & Consulting, serta PT Hutama Karya. Perusahaan-perusahaan tersebut secara konsisten mengirimkan karyawannya untuk menempuh pendidikan magister maupun ahli di SBM ITB.
Penghargaan Best Continuing Education diberikan kepada Sinar Mas Mining dan Bank Indonesia atas kerjasama berkepanjangan dalam beragam program pendidikan non-gelar, termasuk Leadership Development Program dan program sertifikasi.
Perwakilan PT Freeport Indonesia sekaligus alumni In-house MBA SBM ITB, Denok Anggraini, mengatakan pendekatan pembelajaran nan diterapkan bisa menjawab kebutuhan perusahaan.
"Manajemen kami mengambil kasus nyata nan sedang dihadapi perusahaan untuk dijadikan tesis. Hasilnya, lulusan SBM menjadi problem solver nan memberikan nilai tambah langsung bagi perusahaan," ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan PT Hutama Karya, Alfa Haga. Menurut dia, program MBA SBM ITB memberikan akibat nyata terhadap peningkatan kapabilitas para pemimpin perusahaan. "Kapabilitas para lulusannya meningkat sangat pesat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini," katanya.
Selain memperkuat kemitraan nan telah berjalan, SBM ITB juga mengembangkan sejumlah program baru, di antaranya Aviation Business berbareng Airbus serta Institutional Investment Management nan disiapkan melalui kerjasama dengan Stanford University. SBM ITB juga bakal menggelar National Industry Summit bekerja sama dengan Adam Smith Business School, University of Glasgow pada Agustus mendatang untuk membahas rumor strategis seperti transisi energi, sektor keuangan, dan industri properti.
Melalui beragam kerjasama tersebut, SBM ITB menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani bumi akademik dan industri guna menghasilkan solusi upaya nan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·