Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 16 April 2026 |16:58 WIB

S&P Soroti Utang RI hingga Sebut Paling Rentan di Asia Tenggara, Ini Jawaban Purbaya (Foto: Kemenkeu)
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi soal sorotan dari pemeringkat internasional S&P Global Ratings perihal utang Indonesia hingga laporan akibat tinggi di area Asia.
Purbaya menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk tetap disiplin dalam menjaga pemisah defisit tersebut.
"Saya bilang kita konsisten dengan kebijakan itu, Presiden Prabowo telah memberikan pengarahan bahwa defisit kita dijaga di bawah 3 persen,” ungkap Purbaya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Terkait perhatian S&P mengenai rasio pembayaran utang terhadap pendapatan, Kementerian Keuangan memberikan penjelasan mengenai perbaikan keahlian pengumpulan pajak dan cukai. Purbaya meyakinkan bahwa kondisi tersebut tetap terkendali seiring dengan restrukturisasi internal di Direktorat Jenderal Pajak serta Bea dan Cukai.
"Saya sampaikan ke mereka kita sudah restrukturisasi organisasi Pajak dan Cukai agar performnya lebih baik. Dan ketika kita beritahu bahwa dua bulan tahun ini pertumbuhan pajak 30 persen dan di bulan Januari-Maret dibanding tahun lampau tumbuh 20 persen mereka sepetinya cukup puas,” ujar Purbaya.
Dampaknya, lanjut Purbaya, S&P memberikan respons positif terhadap esensial ekonomi Indonesia. "Dan beritanya agak menyenangkan buat saya bahwa S&P memberikan konfirmasi bahwa rating kita tetap triple B dengan outlook nan tetap stabil,” tambahnya.
Selain kedisiplinan fiskal, S&P menyoroti perbaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan IV nan dinilai lebih baik dari periode sebelumnya. Menkeu juga memberikan indikasi nomor defisit nan diproyeksikan berada di kisaran 2,8 persen.
“Dan nan terpenting adalah mereka memandang bahwa pertumbuhan kita membaik di triwulan ke IV dibanding sebelumnya. Itu mungkin argumen mereka memberi konfirmasi saya kemarin bahwa outlook ranking kita tetap stabil,” jelas Purbaya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·