Rumor Adhyaksa FC dan Malut United Tukar Kandang, I League Beri Penjelasan Resmi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Rumor Adhyaksa FC dan Malut United Tukar Kandang, I League Beri Penjelasan Resmi

Malut United dirumorkan pindah homebase untuk Super League 2026-2027. (Foto: Media Malut United)

JAKARTA – Manajemen I League akhirnya buka bunyi mengenai rumor nan menyebut Adhyaksa FC dan Malut United bakal memindahkan homebase mereka untuk mengarungi kejuaraan Super League musim 2026-2027. Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat permohonan resmi apa pun mengenai rencana perpindahan markas tersebut.

Sebelumnya, Adhyaksa FC nan merupakan tim promosi Super League bermarkas di Banten International Stadium (BIS) dan dikabarkan pindah ke Stadion Tuah Pahoe, Kalimantan Tengah. Sementara itu, Malut United bermarkas di Kie Raha, Ternate dan dikabarkan pindah ke Stadion Jatidiri, Semarang.

1. Belum Ada Surat Resmi dari Kedua Klub

"Mungkin saya jawab secara general ya. Artinya tadi pertanyaannya kan arahnya jika terjadi, andaikata terjadi. Karena secara official kita belum menerima, belum mendapatkan satu info nan tadi disampaikan oleh teman-teman media beredar (dua klub beranjak homebase)," kata Asep di Jakarta, dikutip Sabtu (20/6/2026).

"Artinya bakal sekali lagi dalam konteks tata kelola organisasi, kami juga kudu menghormati semua pihak nan terlibat, bahwa apapun info kudu sesuai dengan resmi nan kita terima dalam korespondensi," tambahnya.

Asep menegaskan ada akibat saat klub pindah homebase dan pemisah waktu club licensing sudah ditutup. Hal itu pun sudah diketahui klub-klub kontestan.

Ade Suhendra membawa Adhyaksa FC promosi ke Super League 2026-2027 adhyaksafcbanten Ade Suhendra membawa Adhyaksa FC promosi ke Super League 2026-2027 adhyaksafcbanten

2. Konsekuensi Regulasi Club Licensing

"Sudah kami sampaikan kepada semua klub bahwa jalannya club licensing cycle di 2025-2026 itu bakal menentukan entry kejuaraan di 2026-2027. Kan kita ketahui di club licensing ada lima aspek. Dan jika secara spesifik kita bicara soal aspek nan mengenai adalah legal dan juga infrastruktur, tentu ada akibat ketika ada perubahan setelah proses ini ditutup,” sambung Asep.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com