RSUD Prambanan Bakal Klarifikasi ke Polisi soal Balita Meninggal Usai CT Scan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Kasus anak berinisial NDMP (3), penduduk Piyungan, Bantul, nan meninggal bumi setelah menjalani CT scan di RSUD Prambanan, Sleman, DIY, diusut polisi. Kuasa norma RSUD Prambanan, Hifdzil Alim, menyebut pihak kepolisian telah mengirimkan undangan penjelasan kepada kliennya.

"Ya, jadi Polda sudah mengirimkan undangan untuk penjelasan dan tentunya kami bakal datang untuk pengguna kami bakal datang untuk memberikan klarifikasi," kata Hifdzil saat ditemui wartawan di Polda DIY, Sleman dilansir detikJogja, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan kliennya, ialah Dirut RSUD Prambanan dan master nan dilaporkan ke polisi, bakal menghadiri panggilan kepolisian. Hifdzil bilang kliennya bakal menjelaskan secara perincian segala pertanyaan dari penyidik.

"Kami kooperatif untuk memberikan informasi-informasi mengenai time per time, ya, waktu per waktu peristiwa nan yang apa, anak pasien ketika masuk sampai kemudian keluar dari rumah sakit kami tetap bakal memberikan penjelasan dan kooperatif terhadap Polda," ujarnya.

Disinggung soal agenda pemanggilan, dia enggan membeberkan lebih lanjut. "Nah, itu kelak langsung ditanyakan ke penyidiknya saja," sebutnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit dan family pasien sampai saat ini tetap terus menjalin komunikasi. Dia menyebut RSUD Prambanan terbuka memberikan penjelasan kepada family pasien. Sepanjang permintaan itu tidak melanggar ketentuan Undang-Undang Kesehatan.

Baca buletin selengkapnya di sini.

(whn/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News