Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2026 |14:58 WIB

Menteri Rosan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani membeberkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 ini mencapai 5,61 persen meski di tengah beragam tantangan global.
Menurut Rosan, capaian tersebut tidak terlepas dari kuatnya konsumsi domestik dan meningkatnya kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menjelaskan, konsumsi domestik tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun demikian, investasi sekarang memainkan peran nan semakin signifikan.
"Kontribusi terbesar bagi pertumbuhan ekonomi kita berasal dari konsumsi kita, konsumsi domestik nan kuat. Dan nan kedua berasal dari investasi," kata Rosan dalam aktivitas Kadin Indonesia Monthly Diplomatic Economic Breakfast di Wisma Danantara, Jumat (8/5/2026).
Rosan menyebut investasi menyumbang sekitar 1,79 persen dari total pertumbuhan ekonomi 5,61 persen. Angka tersebut setara dengan sekitar 31 hingga 32 persen dari keseluruhan pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kontribusi investasi berada di kisaran 27 hingga 28 persen, sejak tahun lampau meningkat menjadi sekitar 30 persen dan sekarang kembali naik mendekati 32 persen.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·