RI Raksasa Rumput Laut Tapi Masih Diekspor Mentah, Hilirisasi Mendesak

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah terus mendorong pengembangan potensi ekonomi biru melalui hilirisasi rumput laut yang berbobot ekonomi tinggi baik untuk produk makanan, farmasi, kosmetik hingga bioteknologi dan tekstil.

ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa menyebut potensi produksi rumput laut RI nan besar namum belum dimaksimalkan pemanfaatannya sebagai kesempatan bagi hilirisasi rumput laut nan menjadi bagian dari pengembangan ekonomi RI.

RI memproduksi 25% rumput laut bumi dengan produksi 200 ribu ton, hanya saja pengolahannya lebih lanjut tetap terkonsentrasi di luar negeri sehingga nilai manfaatnya belum maksimal dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Oleh lantaran itu melalui hilirisasi rumput laut didalam negeri dapat meningkatkan produksi dan kualitas rumput laut sekaligus mendorong produk olahan dengan lebih masif.

Seperti apa prospek dan tantangan hilirisasi rumput laut RI? Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani dengan ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 16/09/2026)


Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News