Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |16:30 WIB

Kemenag Perkuat Layanan Keagamaan nan Inklusif dan Berdampak
JAKARTA — Pemerintah dalam perihal ini Kementerian Agama bakal menghadirkan Ramadan nan menggembirakan, produktif secara sosial, dan intens secara spiritual. Pemerintah membikin Program Joyful Ramadan Mubarak untuk memperkuat jasa keagamaan nan humanis, inklusif, dan berakibat langsung bagi umat.
“Sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam mendekatkan masyarakat dengan aliran agamanya,”ujar Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, semakin dekat umat dengan nilai-nilai keagamaan, semakin tenteram kehidupan sosial, sebaliknya jarak dengan aliran kepercayaan berpotensi melemahkan harmoni masyarakat.
“Tugas Kementerian Agama adalah mendekatkan umat dengan ajarannya. Semakin dekat umat dengan agama, semakin tenteram kehidupan ini. Ramadan menjadi momentum paling tepat untuk memastikan kedekatan itu betul-betul terwujud,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Ramadan diposisikan sebagai ruang transformasi nan tidak hanya berkarakter ritual, tetapi juga spiritual, sosial, dan kebangsaan. Konsep Joyful Ramadan memuat tiga makna utama, ialah ibadah nan menggembirakan dan menumbuhkan optimisme, penguatan kebersamaan sosial melalui solidaritas dan kepedulian, serta produktivitas keberagamaan nan edukatif dan solutif.
Ismail menambahkan, rangkaian aktivitas Joyful Ramadan diharapkan memberi akibat nyata pada penguatan moderasi beragama, harmoni sosial, serta peningkatan kualitas jasa publik keagamaan. Seluruh program dirancang inklusif dan melibatkan beragam elemen, mulai dari ulama, ormas keagamaan, akademisi, hingga organisasi masyarakat.
“Ramadan harus melahirkan umat nan saleh secara spiritual, kuat secara sosial, dan bisa berkontribusi bagi bangsa. Di sinilah negara datang sebagai pelayan umat, penggerak harmoni, dan penjaga nilai-nilai keagamaan nan damai,” pungkasnya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menambahkan, Joyful Ramadan menjadi agenda strategis Ditjen Bimas Islam dalam mengoptimalkan peran jasa keagamaan selama bulan suci.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·