Purbaya Kantongi Rp 11,4 T dari Jaksa Agung, Dipakai Buat Apa?

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Agung menyerahkan duit sebesar Rp 11.420.140.815.850 alias Rp 11,4 triliun kepada kas negara. Uang ini diserahkan secara resmi oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Penyerahan dilakukan di depan Presiden Prabowo Subianto dalam seremoni penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI di instansi pusat Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, minggu lampau (10/4/2026).

"Penyerahan duit pada hari ini sebagai bentuk transparansi keahlian kepada publik. Kami bakal menyerahkan duit total sebesar Rp 11.420.140.815.850 ke kas negara," kata Jaksa Agung, dikutip Senin (13/4/2026).

Purbaya nan menerima secara simbolis duit tersebut menyambut positif tambahan penerimaan tersebut. Dirinya apalagi menyebut kondisi kas negara sekarang semakin kuat.

"Kita makin kaya itu dapat 11,3 triliun lagi," ujar Purbaya saat ditemui selesai acara.

Buat Tambal Defisit

Purbaya menjelaskan, tambahan biaya ini dinilai bisa memberikan ruang fiskal tambahan bagi pemerintah, termasuk untuk menutup defisit anggaran maupun membiayai program prioritas nan sebelumnya sempat tertunda.

"Bisa (menambal defisit). Atau kita bisa pakai untuk mungkin sebagian besar untuk program pembangunan nan kemarin kepotong mungkin," ujarnya.

Dirinya merinci, alokasi biaya tersebut berpotensi digunakan untuk beragam kebutuhan. Salah satunya untuk pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Termasuk untuk kejaksaan, termasuk sekolah, kelak sebagian juga untuk LPDP mungkin sebagian, tapi nggak banyak," ujarnya.

"Tapi ini kan belum selesai, tetap ada banyak, tetap bakal ada lagi ke depan tuh belum selesai nih, jadi amanlah," tambah Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya juga telah menerima duit sebanyak Rp 6,6 triliun dari Kejagung pada akhir tahun lalu. Adapun, dana tersebut berasal dari hasil penyitaan aset, rampasan tindak pidana korupsi, dan penagihan denda administratif mengenai kasus kehutanan.

5 Sumber Uang

Lantas, dari mana sumber duit nan diberikan Jaksa Agung ke Kas Negara?

Terdapat lima sumber duit tersebut. Berikut perinciannya sebagaimana disampaikan Jaksa Agung:

a. Penagihan denda administratif di bagian kehutanan dan Satgas PKH senilai Rp 7.230.036.440.742.

b. PNBP nan merupakan pengamanan finansial negara atas penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung Januari-Maret senilai Rp 1.967.867.840.912.

c. Penerimaan pajak sejak Januari-April sebesar Rp 967.779.890.000.

d. Pendapatan negara melalui penyetoran pajak Agrinas Palma sebesar Rp 180.574.134.140

e. PNBP nan berasal dari denda lingkungan hidup sebesar Rp 1.145.847.370.471.

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin juga melaporkan penguasaan dan penyerahan area rimba mengenai penguasaan dan penyerahan lahan area hutan. Ia mengungkapkan, Satgas PKH telah sukses melakukan penguasaan kembali area rimba baik sektor perkebunan sawit dan sektor pertambangan dengan perincian:

a. Sektor perkebunan sawit

Satgas PKH sejak Februari 2025 hingga hari ini sukses melakukan penguasaan kembali rimba seluas 5.888.260,07 hektare

b. Sektor pertambangan

Satgas PKH sukses melakukan penguasaan area rimba seluas 10.257,22 hektare.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News