Puan Tegaskan DPR Bakal Tindak Lanjuti Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi'

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Nonton bareng (nobar) movie 'Pesta Babi' karya Dandhy Laksono cs di sejumlah kampus dibubarkan. Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR bakal menindaklanjuti persoalan tersebut.

Puan awalnya mengaku mendengar mengenai pembubaran nobar movie 'Pesta Babi'. Ia juga mendengar isi dan titel movie tersebut sensitif.

"Terkait dengan nobar nan sekarang sedang menjadi pembicaraan, memang nan saya dengar bahwa isi alias titel dari movie tersebut tentu saja sensitif," kata Puan saat konvensi pers seusai rapat paripurna di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Ia mengaku belum mengetahui secara mendalam mengenai movie tersebut. Namun dia memastikan DPR bakal menindaklanjutinya.

"Apa isi dan isi filmnya itu saya juga tidak tahu, namun kami bakal tindak lanjuti di DPR," ucap dia.

Puan berpandangan, jika isi movie tersebut dianggap tidak baik, memang kudu diantisipasi. Hanya, menurutnya, antisipasi nan dilakukan kudu dengan baik, bukan pembubaran.

"Kalau memang itu kemudian membikin perihal nan sensitif tersebut tidak baik di masyarakat, tentu saja kudu diantisipasi dengan baik juga. Namun kudu ditindaklanjuti sesuai dengan baik dan karenanya kami juga di DPR bakal meminta komisi mengenai meminta penjelasan mengenai dengan perihal tersebut," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, nobar movie 'Pesta Babi' karya Dandhy Laksono cs di sejumlah kampus di Mataram dibubarkan. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) buka suara.

Dilansir detikBali, Selasa (12/5), pembubaran dilakukan pihak Rektorat Universitas Mataram (Unram) pada Kamis malam (7/5). Sebelumnya, pembubaran nobar movie Pesta Babi juga terjadi di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram pada Senin (27/4). Selain itu, pembubaran serupa dilakukan pihak Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram pada Jumat (8/5) malam.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) NTB Surya Bahari mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Undikma dan Unram mengenai pembubaran nobar movie tersebut. Menurut dia, langkah pembubaran dilakukan pihak kampus lantaran mempertimbangkan akibat nan ditimbulkan.

"Kalau dibiarkan kan kelak dampaknya luar biasa jika memang dibiarkan. Kami dengan Undikma sudah koordinasi dengan rektoratnya. Jadi koordinasi intern saja dulu," ujar mantan Sekretaris DPRD NTB itu.

(maa/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News