Dalam sebagian pandangan masyarakat, family sering dipahami mempunyai struktur nan menempatkan ayah sebagai kepala family sekaligus pihak nan paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan. Selain dipandang sebagai pencari nafkah, ayah juga sering dianggap mempunyai peran terbesar dalam menentukan arah keluarga. Pandangan ini sudah cukup lama melekat dan sering dianggap sebagai sesuatu nan wajar.
Namun, apakah kenyataannya selalu seperti itu?
Jika diperhatikan lebih dalam, tidak semua family melangkah dengan pola nan sama. Ada family nan keputusan pentingnya lebih banyak ditentukan oleh ibu, ada nan mengutamakan keputusan bersama, apalagi dalam kondisi tertentu anak nan lebih tua juga dapat mempunyai pengaruh besar terhadap dinamika keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa status sebagai kepala family tidak selalu sejalan dengan siapa nan paling dominan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kajian sosiologi keluarga, family tidak hanya dipahami sebagai tempat personil family hidup bersama, tetapi juga sebagai ruang terbentuknya peran dan relasi antaranggota keluarga. Dari hubungan tersebut muncul pengaruh dan pembagian kekuasaan nan tidak selalu terlihat secara langsung.
Dominasi dalam family tidak hanya ditentukan oleh status, tetapi juga oleh siapa nan lebih berpengaruh dalam pengambilan keputusan dan hubungan sehari-hari. Pengaruh tersebut dapat muncul dari beragam hal, seperti kondisi ekonomi, kedekatan emosional, pengalaman, maupun kebiasaan nan sudah terbentuk dalam keluarga.
Seiring perubahan sosial, pola peran dalam family juga menjadi semakin beragam. Perempuan mulai banyak mengambil peran ekonomi, komunikasi dalam family menjadi lebih terbuka, dan pembagian peran tidak lagi selalu mengikuti pola tradisional, nan mengakibatkan posisi dominan dalam family pun menjadi lebih fleksibel.
Melalui kejadian ini, dapat dilihat bahwa kekuasaan dalam family tidak selalu berada di tangan ayah meskipun secara umum dia disebut sebagai kepala keluarga. Dan pada akhirnya, setiap family mempunyai dinamika dan langkah tersendiri dalam membangun hubungan antar anggotanya. nan menentukan bukan hanya status nan dimiliki, tetapi gimana peran dan pengaruh dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·