Program Magang Nasional Dinilai Lebih Efektif untuk Rekrutmen Talenta Industri

Sedang Trending 5 hari yang lalu

, JAKARTA, – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa Program Magang Nasional sekarang menjadi sistem rekrutmen nan lebih efektif bagi bumi upaya untuk memperoleh talenta nan sesuai dengan kebutuhan industri. Program ini dinilai memberikan untung nyata bagi perusahaan dalam proses akuisisi sumber daya manusia.

“Berdasarkan masukan dari manajemen perusahaan, Program Magang Nasional memberikan faedah nyata. Perusahaan mempunyai kesempatan untuk membimbing, mengarahkan, dan menilai langsung kompetensi calon pekerja sebelum memutuskan untuk merekrut mereka,” ujar Yassierli dalam keterangan pers nan diterima di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran di tempat kerja (on-the-job learning) memberikan pemahaman nan lebih jelas dan komprehensif bagi perusahaan mengenai keahlian serta kesiapan kerja peserta sebelum keputusan rekrutmen diambil. Hal ini membikin proses akuisisi talenta menjadi lebih efisien lantaran pembelajaran dan pertimbangan berjalan secara bersamaan.

Jembatan bagi Lulusan Baru

Selain menguntungkan pemberi kerja, Yassierli menekankan faedah esensial program ini bagi para pencari kerja. Program Magang Nasional memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi baru, terutama nan belum mempunyai pengalaman kerja, untuk mendapatkan paparan praktis di sektor industri.

Melalui program ini, peserta dapat mengasah keterampilan, membangun etos kerja nan kuat, serta meningkatkan kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan penuh waktu. Program ini dirancang sebagai jembatan nan menghubungkan kebutuhan industri bakal tenaga kerja kompeten dengan talenta muda Indonesia nan siap berkembang.

“Kami ingin Program Magang Nasional menjadi jembatan nan menghubungkan kebutuhan industri bakal tenaga kerja kompeten dengan talenta muda Indonesia nan siap berkembang,” kata Yassierli.

Dorong Sinergi dan Target 2026

Menaker juga menyerukan penguatan sinergi antara pemerintah, sektor usaha, dan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan nan adaptif terhadap kebutuhan industri. Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan keberhasilan transisi alumni magang menjadi tenaga kerja tetap.

Dengan ekosistem nan baik, perusahaan dapat mengharapkan peningkatan produktivitas, sementara lulusan baru mempunyai kesempatan nan lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan nan layak. Menyusul implementasinya pada tahun 2025, pemerintah telah membuka pendaftaran Program Magang Nasional tahun ini mulai 15 hingga 28 Juli 2026.

Pemerintah menyediakan kuota sebanyak 50.000 peserta pada periode pendaftaran ini, menuju sasaran keseluruhan sebanyak 150.000 slot untuk tahun 2026. Para lulusan universitas nan mengikuti program magang selama enam bulan ini bakal menerima tunjangan nan ditetapkan sesuai dengan bayaran minimum provinsi alias kabupaten/kota.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional