Liputan6.com, Jakarta - Seorang laki-laki mabuk diduga melakukan pelecehan seksual terhadap calon pengguna Commuterline di area Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026) malam. Pelaku sempat dihakimi penduduk sebelum diamankan petugas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB di area luar stasiun. Petugas pengamanan Stasiun Cikini bergerak setelah menerima laporan adanya keributan di selasar trotoar stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan saat petugas tiba di lokasi, pelaku sudah dihakimi massa.
“Terjadi keributan ialah pelaku nan dihakimi oleh masyarakat sekitar,” kata Karina dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapat info adanya dugaan kekerasan seksual terhadap calon penumpang Commuterline.
Korban diduga dilecehkan saat melangkah berhadapan dengan pelaku di selasar trotoar sisi selatan Stasiun Cikini.
“Telah terjadi tindak kekerasan seksual terhadap calon pengguna Commuterline oleh pelaku nan dalam keadaan mabuk, dengan menyenggol badan korban saat melangkah berhadapan di selasar trotoar sisi selatan stasiun,” ujarnya.
Pelaku langsung diamankan petugas keamanan stasiun berbareng Satpol PP ke Kantor Kecamatan Menteng. Setelah itu, laki-laki tersebut diserahkan ke Polsek Menteng untuk menjalani proses norma lebih lanjut.
Dia mengatakan, KAI Commuter mengimbau pengguna ikut peduli terhadap lingkungan sekitar guna mencegah kasus kekerasan seksual di area transportasi publik.
"KAI Commuter membujuk kepada seluruh pengguna untuk bersama-sama dalam pencegahan tindak kekerasan seksual dan selalu peduli pada kondisi sekitarnya," tutupnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·