Pertarungan sengit Grup K Piala Dunia 2026 antara DR Kongo dan Uzbekistan di Atlanta Stadium.(MI/AI)
PANGGUNG Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, bersiap menggelar laga penentu nan sarat emosi dan ketegangan. Dua tim terluka dari Grup K, Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) dan Uzbekistan, bakal saling berhadapan dalam pertandingan pamungkas fase grup nan dijadwalkan berjalan Sabtu malam waktu setempat (Minggu pagi WIB). Bagi kedua negara, laga ini bukan sekadar mengejar tiga poin biasa, melainkan pertarungan hidup meninggal untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju babak 32 besar.
Hingga laga kedua, belum ada satu pun dari kedua tim nan sukses mengecap manisnya kemenangan di turnamen ini. DR Kongo saat ini sedikit berada di atas angin dengan torehan satu poin. Pasukan Sebastien Desabre tersebut mengawali kampanye mereka dengan sangat mengejutkan setelah menahan seri raksasa Eropa, Portugal, dengan skor 1-1. Sayangnya, momentum positif itu kandas dipertahankan pada pertandingan kedua setelah mereka kudu mengakui kelebihan Kolombia lewat kekalahan tipis 1-0.
Di sisi lain, Uzbekistan berada dalam situasi nan jauh lebih terjepit. Datang sebagai tim debutan sekaligus negara Asia Tengah pertama nan sukses menembus putaran final Piala Dunia, tim didikan Fabio Cannavaro ini tetap terdampar di dasar klasemen tanpa raihan poin. Mereka menelan dua kekalahan beruntun nan cukup telak, masing-masing tumbang 3-1 dari Kolombia dan dihajar 5-0 oleh Portugal. Kendati demikian, secara matematis kesempatan melaju ke fase gugur belum sepenuhnya tertutup bagi sang debutan.
Skenario kelolosan bagi kedua tim sangatlah lugas: kemenangan adalah nilai mati. Hasil seri dipastikan bakal langsung mengeliminasi kedua negara secara tragis dari turnamen. Jika DR Kongo bisa memetik poin penuh, mereka bakal mengoleksi empat poin dan berada di posisi nan sangat strategis untuk lolos, baik sebagai ranking kedua maupun lewat jalur delapan tim ranking ketiga terbaik. Sementara itu, Uzbekistan wajib menang dengan margin gol nan cukup besar jika mau menjaga asa keajaiban lolos ke fase berikutnya.
Para analis sepak bola memprediksi pertandingan ini bakal melangkah sangat ketat dan condong berhati-hati sejak menit awal. DR Kongo sedikit lebih difavoritkan berkah organisasi pertahanan mereka nan solid, nan sejauh ini baru kebobolan dua gol. Desabre kemungkinan besar bakal tetap mempertahankan pakem lima bek nan terbukti bisa membikin frustrasi lini serang Portugal dan Kolombia, sembari mengandalkan kecepatan Yoane Wissa dan ketajaman Cédric Bakambu lewat skema serangan kembali cepat.
Namun, Uzbekistan di bawah komando Cannavaro dipastikan tidak bakal menyerah begitu saja tanpa perlawanan. Sang kapten sekaligus top skor sepanjang masa mereka, Eldor Shomurodov, diharapkan bisa menemukan kembali ketajamannya di lini depan dengan suplai bola imajinatif dari gelandang lincah Abbosbek Fayzullaev. Kunci utama bagi Uzbekistan adalah membenahi keroposnya lini pertahanan mereka nan telah kemasukan delapan gol hanya dalam dua pertandingan.
Pertemuan perdana sepanjang sejarah antara kedua negara ini dipastikan menyajikan drama tingkat tinggi. Apakah DR Kongo nan bakal melangkah jauh di Piala Dunia pertama mereka setelah tidakhadir selama 52 tahun, ataukah Uzbekistan nan bakal mengukir tinta emas sejarah dengan kemenangan perdana di panggung dunia? Jawabannya bakal tersaji di atas rumput Atlanta Stadium. (FIFA/Goal/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·