Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah di Jakarta hingga besok. Keputusan ini diambil lantaran abu vulkanik tetap ditemukan di sejumlah wilayah meski kondisinya mulai membaik.
Pramono mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta mengenai kondisi terkini abu vulkanik di Jakarta.
"Yang pertama mengenai PJJ, pembelajaran jarak jauh. Tadi saya sudah berbincang dengan Kepala Dinas Pendidikan, dan sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan nan luar biasa," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Pramono menyebut abu vulkanik tetap terdapat di beberapa daerah. Karena itu, Pemprov DKI memutuskan memperpanjang PJJ selama satu hari.
"Tetapi di beberapa wilayah tetap ada, dan kami tetap memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh alias PJJ ini sampai dengan besok. Sehingga dengan demikian PJJ di Jakarta sampai dengan besok," ujarnya.
Pramono meminta Dinas Pendidikan segera menerbitkan surat info sebagai dasar penyelenggaraan PJJ tersebut.
"Nanti saya minta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti itu lantaran di Jakarta tidak cukup hanya dengan statement saya, tetapi kudu ada SE (Surat Edaran) Kepala Dinas Pendidikan untuk mengatur perihal tersebut," lanjutnya.
Water Mist juga Dilanjut
Selain memperpanjang PJJ, Pemprov DKI tetap melakukan sejumlah langkah penanganan abu vulkanik. Salah satunya melalui operasi water mist nan bakal terus dilakukan hingga besok.
Pramono juga meminta gedung-gedung nan mempunyai akomodasi water mist untuk turut mengoperasikannya guna membantu mengurangi akibat abu vulkanik.
"Water mist itu terus kita lakukan sampai dengan besok. Dan kami apalagi sudah meminta kepada gedung-gedung nan mempunyai akomodasi untuk water mist, kami minta untuk bisa dilakukan itu," jelasnya.
Pemprov DKI juga tetap membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah tempat umum. Pramono menambahkan, kondisi abu vulkanik nan membaik membikin Pemprov DKI tidak mengeluarkan kebijakan baru mengenai aktivitas aparatur sipil negara (ASN). ASN tetap masuk instansi seperti biasa besok dengan menggunakan masker.
"Karena kondisinya sudah membaik, jadi besok ASN-hari ini kan sebenarnya juga diatur untuk masuk seperti biasa, hanya kami meminta untuk memakai masker. Jadi dengan demikian untuk ASN tidak ada rencana baru untuk besok, nan ada hanya untuk PJJ-nya saja," imbuhnya.
(bel/jbr)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·