Basarnas bersiap melakukan pemindahan korban kapal Virgo Transport 8.(Dok.Basarnas)
BASARNAS memastikan tidak ada kebocoran pada mesin dan badan Kapal Virgo Transport 8 nan tenggelam di kedalaman 29 meter di perairan Laut Jawa. Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan Basarnas, pemilik kapal, dan tenaga mahir telah meninjau posisi terakhir bangkai kapal tersebut menggunakan helikopter HR-3601 Basarnas, Kamis (17/9) siang.
Menurut Basarnas, setelah pemantauan dari udara tidak terdapat minyak, oli, maupun polusi di sekitar letak kapal.
"Masih bisa terlihat dengan jelas badan kapal nan tenggelam. Kemudian kemiringan juga, dan kita juga berterima kasih tidak ada bocoran, sehingga di sekitar kapal itu tidak ada polusi, terutama minyak, oli," ujarnya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9) malam.
Bangkai kapal Virgo, kata dia, telah bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari posisi awal dan kedalaman tenggelam mencapai 29 meter.
"Meski semakin tenggelam, badan kapal tetap terlihat jelas dari udara lantaran kondisi perairan di sekitar letak tetap jernih," ujar dia.
Sejauh ini Basarnas dan tim telah sukses mengevakuasi114 korban sukses dievakuasi. Basarnas berupaya melakukan pengangkatan buntang kapal melalui operasi salvage.
"Perlengkapan pihak pemilik kapal mulai digeser untuk mendukung operasi salvage (membalikkan badan kapal), perkembangan teknis berikutnya bakal disampaikan setelah peralatan pendukung tiba," kata dia.
Basarnas mengonfirmasi 114 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara tetap terdapat 129 orang nan belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Data itu berasas hari kelima operasi SAR, Kamis (17/9) pukul 22.00 WITA. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·