Ilustrasi hujan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.(Dok. Magnific)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal mengenai potensi cuaca ekstrem nan diprakirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 20 Juni 2026. Fenomena cuaca hari ini dipicu oleh kemunculan bibit siklon dan sirkulasi siklonik nan memengaruhi pola pertemuan massa udara.
Berdasarkan kajian dinamika atmosfer terbaru, prakiraan cuaca BMKG mengidentifikasi adanya bibit Siklon Tropis 92W nan diprakirakan terbentuk di Samudera Pasifik timur Filipina. Sistem ini menciptakan wilayah konvergensi dan konfluensi nan memanjang, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Selain itu, pantauan BMKG menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Sumatra. Kombinasi dari kedua sistem atmosfer ini memperkuat potensi hujan dengan intensitas bervariasi di sebagian besar wilayah Indonesia.
Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat nan dapat memicu musibah hidrometeorologi.
Potensi Bencana Hidrometeorologi
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai akibat dari curah hujan tinggi, seperti banjir, tanah longsor, genangan air, hingga pohon tumbang. Wilayah dengan topografi curam alias wilayah aliran sungai (DAS) menjadi titik nan paling rentan terhadap cuaca ekstrem ini.
BMKG menyarankan langkah mitigasi mandiri, termasuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras disertai kilat, serta menjauhi area rawan longsor dan pohon besar nan berisiko tumbang.
Prakiraan Cuaca Kota Besar di Indonesia
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca BMKG untuk sejumlah kota besar nan bertindak pada 20 Juni 2026:
| Hujan Petir | Tanjung Pinang, Padang |
| Hujan Sedang | Tanjung Selor, Mamuju |
| Hujan Ringan | Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Denpasar, Kupang, Sorong, Nabire, Jayapura |
| Berawan/Cerah Berawan | Jakarta, Banjarmasin, Mataram, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya, Merauke |
| Udara Kabur | Yogyakarta, Surabaya, Palu |
BMKG mengingatkan para pelaku transportasi, baik darat, laut, maupun udara, untuk terus memantau pembaruan info cuaca secara berkala. Pengguna jalan diharapkan berhati-hati terhadap jarak pandang nan berkurang saat hujan lebat, sementara nelayan diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi di sekitar area sirkulasi siklonik.
Informasi resmi dan terkini dapat diakses melalui situs resmi info BMKG alias kanal media sosial terverifikasi guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas harian di tengah kondisi cuaca nan dinamis. (H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·