Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini Indonesia ke depan tidak perlu melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini lantaran Indonesia sejatinya mempunyai sumber pengganti sebagai bahan baku campuran BBM.
Prabowo menyatakan, di tengah situasi bumi nan sedang bergolak mengakibatkan nilai minyak mentah bumi naik. Namun, Indonesia tetap mempunyai daya tahan lantaran mempunyai sumber daya lain nan cukup berlimpah.
"Batu bara kita tetap banyak, geotermal kita banyak terutama kita bisa buat diesel solar dari tanaman. Biodisel kita kelak kita bakal sangat membantu kita. kita sudah mencapai B50 dan kita bakal berjuang untuk etanol E50," terang Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Di tahun ini, kata Prabowo, pemerintahannya sedang berupaya untuk menciptakan Etanol 10% alias Bahan Bakar Nabati (BBN) 10% dicampur BBM.
"Mungkin 2 tahun lagi E20 dan 2 tahun setelah itu mencapai E50, saat kita E50 dan B50. Kita tidak perlu impor BBM lagi dari luar," jelas Prabowo.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·