Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |19:26 WIB

Kerusuhan di laga Persita vs Persija. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
JAKARTA – Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persita Tangerang resmi diganjar hukuman denda sebesar Rp40 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) imbas kericuhan penonton pada laga pekan kelima Super League 2026-2027 kontra Persija Jakarta. Sanksi berat tersebut dijatuhkan lantaran pihak panpel dinilai lalai dalam menjalankan tanggungjawab menjaga keamanan serta ketertiban di area stadion.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (I.League), Ferry Paulus, mengonfirmasi keputusan Komdis tersebut dalam konvensi pers di Kantor I.League pada Rabu (21/10/2026). Dia menjelaskan, kelalaian panpel dalam mengantisipasi gangguan keamanan menjadi dasar penjatuhan sanksi.
"Panitia pelaksana pertandingan Persita ya di kejuaraan Super League, diputuskan oleh Komdis pelanggaran sebesar denda Rp40 juta, di mana pelanggaran kandas menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan seterusnya," kata Ferry saat menjelaskan keputusan Komdis dalam konvensi pers, Rabu (21/10/2026).
Ferry mengungkapkan, kericuhan nan terjadi di tribune penonton sebenarnya dipicu persoalan sepele mengenai spanduk. Meski demikian, kejadian tersebut berakibat besar hingga membikin pertandingan kudu dihentikan sementara.
“Pertandingan sebenarnya melangkah dengan lancar, baik. Tetapi terhenti di babak kedua lantaran memang ada keributan nan sebenarnya sepele persoalannya, hanya persoalan spanduk,” tutur Ferry.
Persita vs Persija (Andri Bagus)
1. Kronologi Insiden
Kericuhan terjadi saat Persita menjamu Persija di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Sabtu (17/10/2026) lalu. Situasi memanas sejak jarak babak pertama dan membikin wasit berbareng match commissioner menunda dimulainya babak kedua selama sekitar 31 menit.
Pertandingan nan semestinya kembali bergulir pada pukul 20.00 WIB baru dilanjutkan pada pukul 20.31 WIB. Insiden tersebut menambah catatan jelek keamanan sepak bola nasional dalam dua pekan terakhir, setelah sebelumnya terjadi penyerangan terhadap bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 nan melibatkan oknum suporter Persija.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·