Sejumlah pekerja membersihkan tempat penyemaian bibit di Persemaian Permanen Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kapuas di Sungai Selamat, Pontianak, Kalimantan Barat. , Persemaian Permanen Sungai Selamat BPDASHL Kapuas menye(ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/wsj.)
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni diminta memperkuat jaringan persemaian nasional oleh Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produksi bibit tanaman. Persemaian nan dimiliki Kemenhut bakal dioptimalkan untuk mendukung penghijauan lingkungan, area permukiman, hingga pedesaan di beragam wilayah Indonesia.
Hal ini disampaikan Menhut Raja Juli Antoni usai melakukan peninjauan di Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Jumat (31/7/2026). Menhut Raja Antoni mengatakan penguatan persemaian dilakukan untuk memastikan kesiapan bibit dalam jumlah lebih besar sekaligus meningkatkan kualitas bibit.
“Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan nan sangat spesifik kepada Kementerian kita, rumah baik tentunya, tapi rumah bakal asri andaikan ada pohon dan lingkungannya sangat baik. Kemudian memerintahkan pada saya untuk memproduksi lebih banyak bibit lagi, puluhan juta alias berapapun bahasa beliau, nan tujuannya adalah membikin lingkungan kita asri alam kita lebih natural dan tentu rimba kita terjaga,” ujar Menhut Raja Antoni.
Menhut Raja Antoni mengatakan Kemenhut bakal mengembangkan persemaian dengan teknologi nan lebih mutakhir sehingga bibit nan dihasilkan mempunyai kualitas lebih baik dan kesempatan hidup lebih tinggi ketika ditanam. Langkah tersebut juga diarahkan agar bibit dapat lebih mudah dimanfaatkan masyarakat maupun didistribusikan ke wilayah nan membutuhkan.
“Insyaallah dari 59 ini kita buat mapping ulang di mana tempatnya. Kalau ada persemaian nan jauh dari kabupaten tertentu, mungkin kudu ditambah persemaian di sana. Kemudian dengan jumlah bibit nan juga kita maksimalkan sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Selain mengoptimalkan persemaian nan sudah ada, Kemenhut juga menyiapkan pengembangan persemaian baru. Salah satunya bakal segera diresmikan di Sumatera Selatan. Menhut sendiri diketahu telah meninjau sejumlah persemaian besar, antara lain di Rumpin, Mentawir, Mandalika, dan Labuan Bajo.
Sebagai informasi, Kementerian Kehutanan mempunyai 59 persemaian terdiri dari 9 pusat persemaian dan 50 persemaian permanen. Di pusat persemaian Kemenhut dapat memproduksi diatas 5 juta bibit pertahun, sedangkan di persemaian permanen menghasilkan kurang lebih 500 ribu hingga 1 juta bibit pertahun.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperbanyak penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dalam arahannya, Prabowo juga meminta Menteri Kehutanan menyiapkan persemaian untuk memastikan kesiapan bibit dan bibit berbobot bagi beragam daerah.
“Bangsa kita kudu dijaga kelestariannya. Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Kehutanan, bikin nursery-nursery. Saya butuh benih-benih pohon nan bagus untuk semua kota dan kabupaten kita,” ujar Prabowo dalam aktivitas janji massal KPR Rumah Sunsidi dan KUR Perimahan di Batang, Jawa Tengah. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·