
Presiden RI Prabowo Subianto meminta maaf pencak silat belum bisa tampil di Olimpiade (Foto: Instagram/@prabowo)
JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi meletakkan kedudukan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Ia pun menyampaikan permohonan maaf lantaran belum bisa membawa pencak silat dipertandingkan di Olimpiade.
Ucapan Prabowo itu mencuri perhatian di tengah-tengah Musyawarah Nasional PB IPSI ke-16 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu 11 April 2026. Pada kesempatan itu, Sugiono terpilih sebagai Ketum PB IPSI periode 2026-2030.
1. Terima Kasih

Prabowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak nan telah memberikan support selama dirinya menjabat sebagai Ketum PB IPSI dalam lima periode terakhir. Ia pun meyakini perkembangan pencak silat Tanah Air bakal melaju positif.
"Saya pun minta maaf, beberapa saat ini bisa dikatakan sudah nyaris 3 tahun saya tidak terlalu aktif di depan, tapi saya mendukung selalu dari belakang. Apalagi sekarang Presiden, saya kira pembinaan IPSI bakal lebih luar biasa lagi," ujar Prabowo dalam aktivitas Munas PB IPSI di JICC, Senayan, Jakarta, dikutip Senin (13/4/2026).
2. Minta Maaf
Dalam kesempatan nan sama, Ketua Umum Partai Gerindra itu turut meminta maaf lantaran belum sukses membawa pencak silat masuk ke Olimpiade. Ia berambisi penerusnya bisa melanjutkan perjuangan tersebut.
"Banyak tugas PB IPSI ke depan, saya minta maaf saya belum sukses membawa pencak silat ke olimpiade. Kami terus berupaya saya kira saya percaya pengganti saya kelak bakal akan sukses membawa ke olimpiade," tutur Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengingatkan kepada kepengurusan PB IPSI ke depan agar tidak terlalu obsesi membawa pencak silat ke olimpiade. Menurutnya ada perihal krusial lain nan kudu dilakukan federasi nantinya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·