IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.454, Investor Tunggu Pengumuman MSCI 12 Agustus

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Warga mengawasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.454-6.554 pada pembukaan perdagangan Senin (10/8). Sebelumnya, pada Jumat (7/8), IHSG ditutup menguat 1,04 persen ke level 6.409,65.

“Pergerakan IHSG berpotensi membangun momentum breakout pada resistance terdekat lantaran aspek reli penguatan. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D menunjukkan sinyal positif, apalagi MA20&60 telah membentuk pola golden cross,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Senin (10/8).

Menurut Nafan, dari sisi esensial saham Indonesia dinilai tetap relatif menarik, dengan P/E di level 9,76x, dibanding beberapa regional markets setelah tekanan nan terjadi pada semester I 2026, sehingga berpotensi menarik minat para pelaku investor.

“Bahkan terjadi daily net foreign buy pada kisaran Rp 917,23 miliar,” sebutnya.

Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Sergei Elagin/Shutterstock

Adapun, kata dia, sentimen dunia relatif mendukung. Pada Jumat lalu, S&P 500 naik 0,62 persen dan mencetak rekor baru, Nasdaq naik 1,30 persen, sementara Dow Jones naik 0,28 persen. Penguatan terjadi setelah info tenaga kerja AS (US nonfarm payroll) lebih lemah dari perkiraan, sehingga meningkatkan angan kebijakan The Fed bakal lebih akomodatif. Hal ini positif bagi risk appetite pada bursa regional Asia, termasuk Indonesia.

Sementara dari domestik, para pelaku pasar menantikan mengenai perilisan info indeks kepercayaan konsumen periode Juli 2026 dari Bank Indonesia (BI). Adapun, menurut Nafan, forecast dari Trading Economics diperkirakan berada pada 116, lebih rendah dari previous pada 117,8 sehingga indikasinya tetap berada di area optimistis, namun belum mengalami pemulihan nan relatif kuat.

Meski demikian, Nafan menjelaskan, penanammodal menantikan pengumuman MSCI August Index Review pada 12 Agustus 2026. Mengingat MSCI telah mempertahankan kebijakan freeze terhadap penambahan saham Indonesia, kesempatan terjadinya penambahan konstituen baru relatif terbatas.

Fokus para pelaku pasar, katanya, bakal tertuju pada potensi rebalancing alias deletion konstituen akibat kebijakan freeze serta pertimbangan konsentrasi kepemilikan saham (High Share Concentration/HSC) oleh MSCI.

“Jika tidak terdapat kejutan negatif, keputusan MSCI berpotensi menjadi katalis relief rally lantaran sebagian kekhawatiran sudah ter-price in. Sebaliknya, hasil nan lebih negatif dari ekspektasi dapat kembali memicu foreign outflow dan menekan IHSG,” ujarnya.

Saham-saham nan dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Senin (10/8) meliputi ASII, HMSP, dan PSAB.

Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Senin (10/8) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.440-6.544 dan melemah ke level 6.371-6.390.

“IHSG berkesempatan menguat dengan sasaran 6.440-6.544. Cermati bakal adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.371-6.390,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Senin (10/8).

Saham-saham nan direkomendasikan MNC Sekuritas pada Senin (10/8) meliputi BULL, BUMI, MLPL, dan SRTG.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual suatu produk investasi tertentu.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan