Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 27 April 2026 |13:18 WIB

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kampus-kampus di Indonesia untuk mencari pengganti guna mengurangi ketergantungan nasional terhadap Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Instruksi Presiden Prabowo ini disampaikan saat rapat terbatas (ratas) berbareng Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).
"Tadi kaitannya dengan beberapa teknologi pengganti untuk mengurangi LPG. Tapi kita sifatnya kampus, kita membantu Pak Menteri ESDM mengenai teknologi-teknologi," ungkap Brian usai ratas.
Brian mengatakan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG sudah mencapai tahap nan perlu segera diintervensi melalui penemuan sains dan teknologi. Oleh lantaran itu, kampus-kampus di Indonesia diminta untuk mengoptimalkan riset guna menemukan sumber daya lain nan lebih berdikari dan efisien.
"Kan LPG ini kita sangat tinggi ketergantungan pada impor, nilai juga naik. Sehingga tadi kampus diminta cari sumber-sumber lain, ada beberapa sumber nan sangat potensial," paparnya.
Brian menekankan peran perguruan tinggi adalah sebagai penyokong dari sisi riset dan pengembangan teknologi. Nantinya, seluruh hasil penelitian tersebut bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai otoritas pelaksana.
"Tapi kelak semuanya bakal kita lakukan penelitiannya untuk membantu mendukung Bapak Menteri ESDM," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·