Prabowo Dorong TNI-Polri 'Bersaing' dalam Pendidikan Lewat SMA Taruna

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong TNI dan Polri untuk berkompetisi dalam menghadirkan pendidikan terbaik bagi generasi muda melalui pembangunan sekolah menengah atas (SMA) berbasis ketarunaan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8) siang.

"TNI dan Polri berkompetisi dalam kebaikan, itu nan kita inginkan. Kompetisi baik dalam kebaikan. Kalau saya puji TNI, Kapolri agak resah, jika saya puji Kapolri, TNI agak resah. Ini nan kita kehendaki, kejuaraan nan baik," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain SMA Taruna di Magelang, Jawa Tengah, Prabowo menyebut Kementerian Pertahanan sekarang telah mempunyai lima SMA Taruna Nusantara baru.

Lima nan baru beraksi itu ada di Cimahi, Jawa Barat; Malang, Jawa Timur; Pagar Alam, Sumatera Selatan; area Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Kalimantan Timur; dan Minahasa, Sulawesi Utara.

Sekolah tersebut melengkapi SMA Taruna Nusantara nan lebih dulu berdiri di Magelang, Jawa Tengah.

Sementara itu, Polri berbareng Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LPKTB) juga telah menyelesaikan pembangunan satu kampus SMA Taruna Bhayangkara.

Prabowo mengatakan keberadaan sekolah-sekolah tersebut diharapkan menciptakan persaingan positif antara TNI dan Polri dalam memberikan pendidikan berkualitas.

Kepala Negara menilai persaingan tersebut justru diperlukan agar kedua lembaga terus terpacu meningkatkan prestasi dan kualitas pendidikan nan diberikan kepada para siswa.

"Jadi mereka bersaing dalam kebaikan untuk mencapai prestasi nan lebih baik lagi," kata Presiden.

Selain program sekolah ketarunaan, Prabowo mengatakan pemerintah juga membangun SMA Garuda untuk memberikan support kepada anak-anak dengan talenta dan kepintaran istimewa.

Saat ini, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan empat SMA Garuda di Belitung Timur, Bangka Belitung; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; Bulungan, Kalimantan Timur; dan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah juga mengembangkan SMA Garuda Transformasi nan sekarang telah mencapai 42 sekolah di 15 provinsi, terdiri atas 12 sekolah pada 2025 dan tambahan 30 sekolah pada 2026.

Sekolah-sekolah tersebut menggunakan kurikulum internasional international baccalaureate (IB) nan disiapkan untuk memenuhi standar pendidikan tinggi dan mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik di dunia.

(antara/kid)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional