Felldy Utama
, Jurnalis-Sabtu, 07 Februari 2026 |13:32 WIB

Prabowo Subianto (Foto: Yt MUI)
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bakal membangun gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) di area strategis sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Gedung itu rencananya 40 lantai dibangun di atas lahan 4.000 meter persegi.
Rencana pembangunan gedung baru MUI itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam aktivitas pengukuhan dan taaruf pengurus MUI periode 2025–2030 nan digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
"Dan hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, gedung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi MUI, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh beragam lembaga umat Islam lain nan memerlukan ruang kegiatan. Tak menutup kemungkinan, gedung MUI itu bakal dibangun bertingkat tinggi.
"Kita bakal bangun gedung, terserah Menteri Agama berapa puluh lantai. Gimana? Rencananya berapa? 40 lantai," ujarnya.
Kepala Negara menjelaskan pendapat pembangunan gedung baru MUI di area Bundaran HI berasal dari permintaan Menteri Agama (Menag) nan juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, beberapa bulan lalu.
"Pak, instansi MUI sekarang enggak jelas di mana.' Saya pun maaf, tidak tahu persis di mana instansi MUI. Tapi nanti, instansi institusi-institusi Islam bakal berada di jantungnya Ibu Kota Jakarta ini, di Bundaran HI. Jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal, kelak ada gedung nan bakal diperuntukkan untuk lembaga-lembaga umat Islam," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·