Potret Serangan Mematikan Bakar Gereja, Puluhan Orang Tewas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang. Klaim itu disampaikan pada Senin (27/4/2026), sehari setelah kejadian terjadi. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang.

Serangan berjalan pada Minggu malam di organisasi Guyaku, wilayah Gombi, negara bagian Adamawa. Para penyerang dilaporkan melakukan penembakan selama beberapa jam, menewaskan penduduk serta merusak sejumlah properti. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang.

Gubernur Adamawa, Ahmadu Umaru Fintiri, mengonfirmasi jumlah korban saat mengunjungi letak pada Senin dan berjumpa family korban. Ia menyebut serangan terjadi beruntun dalam beberapa waktu terakhir. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang.

Selain korban jiwa, pelaku juga menghancurkan sebuah gereja dan membakar sepeda motor. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang.

Warga terlihat mengungsi dengan membawa barang-barang menggunakan truk untuk menghindari ancaman lanjutan. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan di timur laut Nigeria nan menewaskan sedikitnya 29 orang.

Fintiri mengakui keterbatasan personel keamanan, namun menyatakan militer telah dikerahkan. Pemerintah wilayah bekerja sama dengan abdi negara untuk mencegah serangan susulan dan memulihkan kondisi wilayah. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News